Pantau Flash
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun
Erick Thohir: Kasus Motor Harley Davidson Termasuk Kriminal
Polda Jabar Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019
3 WNI Tewas dengan Bersimbah Darah di Negeri Sembilan Malaysia
Kartu Multi Trip MRT Disebut Punya Kecepatan 0,3 Detik

Wagub DKI Masih Kosong, Pengamat: PKS dan Gerindra Harus Bertanggung Jawab

Headline
Wagub DKI Masih Kosong, Pengamat: PKS dan Gerindra Harus Bertanggung Jawab Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Pengamat politik Hamdi Muluk mendesak PKS dan Gerindra bertanggung jawab kepada masyarakat Jakarta atas kekosongan kursi wakil gubernur DKI dalam setahun terakhir sejak ditinggal Sandiaga Uno.

"Itu harusnya dua partai, PKS dan Gerindra bertanggung jawab ke publik dan harus kita dorong jangan dibiarkan berlarut dan mereka tidak bisa ambil keputusan," kata Hamdi Muluk di Jakarta.

Baca juga: PKS: Ada yang Menghambat Kami Isi Kursi Wagub DKI Jakarta

Menurut dia, kedua partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI itu harus segera ambil keputusan untuk menentukan pengisi kursi wagub DKI.

Sebab, dia mengatakan apabila dibiarkan berlarut-larut sama saja dengan mengkhianati amanah dari masyarakat yang telah menggunakan hak suaranya untuk memilih Anies dan Sandi dalam Pilgub DKI Jakarta lalu.

"Kalau ini kan dia enggak amanah. Dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan. Dua partai itu PKS dan Gerindra harus tanggung jawab sebagai partai pengusung," imbuhnya.

"Dua partai itu bagian dari DPRD kalau mereka sudah sepakat, DPRD kan bisa langsung bersidang dan ketok palu." lanjutnya.

Baca juga: PSI Desak DPRD DKI Segera Selesaikan Proses Pemilihan Cawagub DKI

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah satu tahun menakhodai Jakarta tanpa didampingi oleh wakil, mengharapkan DPRD DKI Jakarta untuk "bertanggungjawab".

"Setahun ya? Dua hari lagi? Anniversary jomblo ya? Hahaha. Kan catatan sejarahnya jika terjadi kekosongan gubernur atau wakil gubernur, DPRD bertanggungjawab untuk mengisi kekosongan dengan mempersiapkan penetapan wakil gubernur," kata Anies di Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019.

Posisi wagub DKI kosong setelah Sandiaga Uno maju mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Sandiaga mengundurkan diri sebagai wagub DKI sejak 9 Agustus 2018 lalu.

Saat ini, PKS dan Gerindra sebagai partai pengusung sudah mengajukan dua nama menjadi Wagub DKI Jakarta, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: