
Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat bahwa sebanyak 49 dari total 154 desa dan kelurahan telah memulai pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sepanjang tahun 2025.
Progres Fisik dan Sumber Anggaran
Pembangunan fisik gerai koperasi saat ini masih berada pada tahap konstruksi awal, dengan progres baru mencapai 10 hingga 30 persen.
Pemerintah menargetkan seluruh gerai dapat rampung dan mulai dioperasikan pada tahun 2026.
Anggaran pembangunan gerai KDMP berasal dari pemerintah pusat dengan nilai lebih dari Rp1,2 miliar.
Sementara itu, pemerintah desa hanya bertanggung jawab atas penyediaan lahan, baik yang berasal dari aset desa, aset pemerintah daerah (58 lokasi diusulkan), maupun aset pemerintah provinsi (22 lokasi diusulkan).
Kendala Lahan dan Dukungan Organisasi
Sejumlah desa masih mengalami kendala kesiapan lahan.
Bahkan, beberapa rencana alih fungsi lahan—seperti lapangan desa menjadi gerai koperasi—menghadapi penolakan dari warga.
Pemerintah daerah saat ini tengah menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak menghambat kelanjutan proyek.
Meski begitu, struktur organisasi koperasi telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan, dengan kepengurusan yang sah secara hukum sesuai peraturan yang berlaku.
Program pembangunan gerai KDMP bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan kemandirian desa melalui koperasi.
- Penulis :
- Gerry Eka







