
Pantau - Holding BUMN Pangan ID FOOD menyiapkan stok sejumlah komoditas pangan strategis untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan nasional selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Komoditas yang disiapkan meliputi gula, minyak goreng, daging sapi, daging kerbau, daging ayam, dan telur ayam sebagai bagian dari pengamanan pasokan nasional.
SVP Corporate Secretary ID FOOD Yosdian Adi Pramono menyampaikan bahwa ID FOOD berperan aktif dalam pengamanan pasokan dan stabilisasi harga melalui pengelolaan berbagai komoditas utama.
Stok Pangan dan Distribusi Nasional
Hingga awal Februari 2026, ID FOOD telah menyiapkan stok gula lebih dari 29 ribu ton yang tersebar dari Aceh hingga Papua.
Stok minyak goreng yang disiapkan ID FOOD mencapai 29 ribu kiloliter sebagai buffer stock nasional.
Stok daging ayam yang tersedia mencapai sekitar tiga ribu ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
ID FOOD juga menyiapkan stok telur ayam sekitar dua ribu ton menjelang Ramadan.
Stok daging ruminansia yang dimiliki ID FOOD mencapai sekitar 40 ribu ton untuk menjaga pasokan protein hewani.
Yosdian menyampaikan "Stok ini tersebar dari Aceh hingga Papua. Ketersediaan per awal Februari kita akan siapkan sebagai buffer stock guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi jelang memasuki bulan Ramadan", ungkapnya.
MinyaKita dan Gerakan Pangan Murah
ID FOOD mengoptimalkan jaringan logistik dan perdagangan nasional yang mencakup 94 cabang dan lebih dari 27 ribu mitra ritel.
Jaringan distribusi tersebut tersebar di 9.743 Koperasi Merah Putih, 1.414 titik Pasar Pantauan, 16.396 pasar reguler, serta 5.202 mitra Warung Pangan di Pulau Jawa.
ID FOOD menyalurkan MinyaKita di 1.414 titik Pasar Pantauan sejalan dengan program Kementerian Perdagangan untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng.
Hingga Februari 2026, alokasi MinyaKita meningkat dari 17.474 ton dari 16 produsen menjadi 33.273 ton yang diproses melalui 68 produsen.
Yosdian menyampaikan "Alokasi MinyaKita yang dikelola ID FOOD diprioritaskan untuk didistribusikan ke outlet Pasar Pantauan, khususnya pasar-pasar yang menjadi lokasi pemantauan harga komoditas dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan", katanya.
ID FOOD juga akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah tahun 2026 di lebih dari 420 titik yang tersebar di 26 cabang ID FOOD.
Komoditas yang disalurkan dalam Gerakan Pangan Murah meliputi gula, minyak goreng, beras, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga mengacu pada Harga Acuan Penjualan dan Harga Eceran Tertinggi.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah daerah dan Satuan Tugas Pangan.
Yosdian menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab ID FOOD untuk menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat saat kebutuhan meningkat pada Hari Besar Keagamaan Nasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan





