Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Kalbar Genjot Ekspor Arwana sebagai Ikon Ekonomi Kreatif, Targetkan Pasar Global

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kalbar Genjot Ekspor Arwana sebagai Ikon Ekonomi Kreatif, Targetkan Pasar Global
Foto: Gubernur Kalbar Ria Norsan saat menerima jajaran Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) di ruang kerjanya (sumber: ANTARA/Rendra Oxtora)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menetapkan ikan arwana atau siluk sebagai komoditas ekspor unggulan sekaligus ikon ekonomi kreatif daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas pasar global.

Komitmen Pemerintah Dorong Ekspor Arwana

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembangkan potensi ikan arwana agar mampu bersaing di tingkat internasional.

"Ikan siluk atau arwana Kalbar memiliki kualitas terbaik di dunia. Pemerintah harus hadir memastikan para penangkar tidak terhambat oleh birokrasi yang berbelit. Kita ingin ekspor siluk Kalbar dapat melaju lebih cepat ke mancanegara," ungkapnya.

Ia menyebut ikan arwana tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga sektor investasi bernilai tinggi yang mampu menyerap tenaga kerja serta meningkatkan nama Kalimantan Barat di kancah internasional.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat kendala dalam aspek regulasi, terutama pada proses sertifikasi dan perizinan pengangkutan yang dinilai menghambat percepatan ekspor.

Pemprov Kalbar berencana berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyederhanakan birokrasi agar proses ekspor menjadi lebih cepat dan efisien.

Pemerintah juga akan meningkatkan promosi melalui pameran dagang internasional dan festival budaya guna memperluas pasar ekspor ke kawasan Asia Timur dan Eropa.

"Kita memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha ikan siluk, termasuk mendorong riset dan penguatan kualitas agar arwana Kalbar tetap menjadi primadona dunia," ujarnya.

Dukungan Pelaku Usaha dan Rencana Kontes Internasional

Ketua APPS Erik Hikmatul Basyir menyambut positif dukungan dari pemerintah daerah yang dinilai penting dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha di pasar global.

"Selama ini kami banyak berjuang secara mandiri. Dengan dukungan langsung dari Bapak Gubernur, kami optimistis ekonomi kerakyatan berbasis budidaya ikan hias ini akan naik kelas," katanya.

APPS juga merencanakan penyelenggaraan APPS Arowana Kontes 2026 yang akan memperebutkan Piala Grand Champion Gubernur Kalbar.

Penggunaan Piala Gubernur diharapkan mampu meningkatkan daya tarik serta memperkuat citra Kalimantan Barat di tingkat nasional dan internasional.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Kontes Arowana 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Kalbar sebagai pusat arwana dunia," ujarnya.

Penulis :
Arian Mesa