
Pantau.com - Tahun ini rupanya banyak kejutan yang diberikan perusahaan besar. Sayangnya kejutan itu berbuah pahit bagi pekerja. Sebut saja HSBC Holdings Plc (HSBA.L) yang berencana untuk memangkas hingga 10.000 pekerja. Angka itu lebih dari 4 persen dari tenaga kerjanya.
Kepala Eksekutif Sementara Noel Quinn berupaya untuk mengurangi biaya di seluruh kelompok perbankan, Financial Times melaporkan pada Minggu.
Dilansir Reuters, rencana tersebut merupakan upaya pemberi pinjaman yang paling ambisius dalam beberapa tahun untuk memangkas biaya, kata surat kabar itu mengutip dua orang yang memberikan pengarahan singkat tentang masalah tersebut. Dikatakan pemotongan akan fokus terutama pada peran bergaji tinggi.
HSBC menolak untuk mengomentari laporan FT.
Baca juga: Buat Jaga-jaga, Ini 3 Hak Karyawan Jika Terkena PHK
Bank memiliki 237.685 karyawan penuh waktu pada akhir Juni 2019, menurut laporan sementara 2019. HSBC dapat mengumumkan awal dari pemotongan biaya dan pengurangan pekerjaan terbaru ketika melaporkan hasil kuartal ketiga akhir bulan ini, kata FT, mengutip satu orang yang memberikan pengarahan singkat tentang masalah tersebut.
Quinn menjadi CEO sementara pada bulan Agustus setelah bank mengumumkan kepergian mengejutkan John Flint, mengatakan butuh perubahan di puncak untuk mengatasi "lingkungan global yang menantang."
Keluarnya Flint adalah hasil dari perbedaan pendapat dengan ketua Mark Tucker atas topik termasuk pendekatan untuk memotong biaya, seseorang yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada bulan Agustus.
Baca juga: Demam PHK Meluas, HP Akan Pangkas 9.000 Pekerja
Setiap PHK yang dilaksanakan sebagai bagian dari rencana terbaru akan datang di atas redudansi yang diumumkan sebelumnya, FT mengatakan.
HSBC mengatakan akan memberhentikan sekitar 4.000 orang tahun ini, dan mengeluarkan prospek bisnis yang suram karena eskalasi perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat, siklus kebijakan moneter yang mereda, keresahan di pasar utama Hong Kong dan Brexit.
Mantan CEO Grup HSBC, Stuart Gulliver, mengumumkan rencana untuk memangkas 30.000 pekerjaan ketika ia mengambil pekerjaan itu pada tahun 2011 sebagai bagian dari program untuk memotong USD3,5 miliar biaya selama tiga tahun dan meningkatkan pengembalian modal bank menjadi 12-15 persen.
- Penulis :
- Nani Suherni








