
Pantau - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengadakan dialog bersama perwakilan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) di Jakarta untuk menggali potensi peningkatan penempatan tenaga kerja Indonesia ke Australia dan sejumlah negara lainnya.
Christina menyampaikan bahwa hasil pembicaraan dengan P3MI menghasilkan kesepakatan untuk berkolaborasi menggelar business meeting di beberapa negara guna memperluas peluang penempatan tenaga kerja Indonesia.
"Jadi dari pembicaraan tadi, kami sepakat berkolaborasi melakukan business meeting di beberapa negara dengan melibatkan P3MI yang berminat. Saya juga siap mendorong stakeholder yang berkepentingan untuk mendukung rencana kegiatan ini".
Target Negara dan Komitmen Peningkatan Penempatan
Business meeting direncanakan berlangsung pada bulan September atau Oktober tahun ini, menyesuaikan dengan musim panas di negara-negara tujuan yang biasanya memiliki permintaan tinggi terhadap tenaga kerja.
Negara-negara yang ditargetkan antara lain Brisbane (Australia), Yunani, Serbia, Latvia, dan Malta.
"Dilakukan di bulan September atau Oktober yang mana demand pekerjaan itu banyak muncul di musim panas. Nah, kalau untuk Australia, musim panasnya kan Desember".
Pertemuan ini juga mencakup sesi dengan PT. Binamandi, perusahaan yang berfokus pada penempatan pekerja migran terampil ke pasar Eropa dan Australia, sebagai bagian dari komitmen Kementerian P2MI untuk memperkuat promosi dan akses pasar internasional.
PT. Binamandi diketahui aktif menginisiasi business meeting dengan asosiasi serta calon pengguna tenaga kerja di luar negeri, sehingga diharapkan bisa mempertemukan secara langsung antara pengguna jasa dengan P3MI.
"Saya optimis semoga ini bisa menjadi awalan yang baik untuk membuka peluang-peluang selanjutnya ke luar negeri. Dan ini bukan sektor domestik, ini sektor skill".
Christina juga menekankan pentingnya pendekatan proaktif dalam menangkap peluang internasional bagi pekerja migran Indonesia.
Ia menegaskan komitmen kementeriannya untuk terus menjajaki dan membuka ruang promosi bagi pekerja Indonesia, terutama di sektor profesional dan terampil.
"Dengan forum-forum seperti ini, Indonesia juga bisa meningkatkan kuota dan daya saing tenaga kerjanya di pasar global yang semakin kompetitif".
- Penulis :
- Leon Weldrick








