Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Hamas Sampaikan Respons Positif terhadap Proposal Gencatan Senjata Gaza, Siap Lanjutkan Negosiasi Melalui Mediator

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Hamas Sampaikan Respons Positif terhadap Proposal Gencatan Senjata Gaza, Siap Lanjutkan Negosiasi Melalui Mediator
Foto: Hamas Sampaikan Respons Positif terhadap Proposal Gencatan Senjata Gaza, Siap Lanjutkan Negosiasi Melalui Mediator(Sumber: ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/tom.)

Pantau - Hamas menyatakan pada Jumat malam, 4 Juli 2025, bahwa pihaknya telah memberikan respons positif terhadap proposal gencatan senjata di Jalur Gaza yang dimediasi oleh Qatar dan Mesir.

Dalam pernyataannya, Hamas menyebut telah menyelesaikan konsultasi internal dengan berbagai faksi dan kekuatan Palestina, serta menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan ke putaran negosiasi terkait pelaksanaan kerangka kerja gencatan senjata.

Seorang sumber yang memahami isu ini mengungkapkan bahwa respons Hamas secara umum selaras dengan versi terbaru dari proposal yang dikenal sebagai rencana Witkoff yang dimodifikasi.

Hamas dilaporkan mengajukan beberapa perubahan kecil terhadap draf tersebut, namun tetap mempertahankan inti dari kerangka kerja yang diajukan oleh mediator.

Fokus Bantuan dan Penarikan Pasukan

Dalam hal distribusi bantuan kemanusiaan, Hamas menekankan pentingnya penyaluran melalui organisasi netral dan diakui secara internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Bulan Sabit Merah.

Terkait dengan penarikan pasukan Israel, Hamas tidak menolak kemungkinan adanya penyesuaian kecil terhadap rencana penarikan hingga garis 2 Maret.

Namun, Hamas meminta agar rincian penarikan tersebut dibahas secara mendalam dalam perundingan tidak langsung antara kedua pihak.

Hamas juga menyatakan keterbukaannya untuk membahas aspek teknis dari mekanisme penarikan, asalkan kerangka besar dari perjanjian tetap dipertahankan.

Tidak seperti proposal sebelumnya, Hamas tidak menuntut adanya batas waktu pasti dalam proses negosiasi, seperti tenggat 30 atau 60 hari.

Sebaliknya, mereka menilai bahwa proses negosiasi harus terus berlangsung sampai tercapai kesepakatan komprehensif.

Sinyal Positif untuk Proses Perdamaian

Menurut sumber yang sama, respons Hamas secara keseluruhan dinilai positif dan memberikan peluang untuk mempersempit jurang perbedaan antara pihak-pihak yang terlibat dalam proses mediasi.

Posisi Hamas dalam merespons proposal tersebut dinilai menunjukkan adanya fleksibilitas dan kesiapan untuk bernegosiasi secara serius melalui mediator internasional.

Langkah ini memberi harapan baru terhadap tercapainya kesepakatan damai jangka panjang guna mengakhiri konflik berkepanjangan di Jalur Gaza.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti