Pantau Flash
HOME  ⁄  Geopolitik

Sekjen PBB Sebut Serangan Militer AS ke Venezuela Sebagai Preseden Berbahaya, Serukan Dialog Damai

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Sekjen PBB Sebut Serangan Militer AS ke Venezuela Sebagai Preseden Berbahaya, Serukan Dialog Damai
Foto: (Sumber:Arsip Foto - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. )

Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tindakan militer yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela, dan menilainya sebagai preseden yang berbahaya dalam hubungan internasional.

Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara PBB, Stephane Dujarric, pada Sabtu (3/1/2026), menyusul eskalasi militer yang terjadi di Venezuela.

"Terlepas dari situasi di Venezuela, sederet perkembangan ini merupakan preseden yang berbahaya. Sekretaris Jenderal terus menekankan pentingnya penghormatan penuh – oleh semua pihak – terhadap hukum internasional, termasuk Piagam PBB," ungkap Dujarric.

Desak Dialog Inklusif dan Hormati Supremasi Hukum

Antonio Guterres disebut sangat prihatin terhadap meningkatnya ketegangan di Venezuela dan pelanggaran terhadap aturan hukum internasional.

Ia juga memperingatkan bahwa eskalasi ini dapat membawa “implikasi yang mengkhawatirkan bagi kawasan” secara keseluruhan.

Guterres menyerukan kepada seluruh pihak di Venezuela untuk segera melakukan dialog yang inklusif, sebagai jalan damai penyelesaian konflik internal.

Seruan tersebut disampaikan dengan penekanan pada pentingnya “penghormatan secara penuh terhadap hak asasi manusia (HAM) dan supremasi hukum.”

Pernyataan ini dikutip dari laporan media Sputnik dan RIA Novosti.

Penulis :
Gerry Eka