Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Spanyol Tegaskan Sumber Daya Alam Venezuela Milik Rakyat dan Tolak Intervensi Eksternal

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Spanyol Tegaskan Sumber Daya Alam Venezuela Milik Rakyat dan Tolak Intervensi Eksternal
Foto: (Sumber: Arsip foto - Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares. /ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Pemerintah Spanyol menegaskan bahwa sumber daya alam Venezuela sepenuhnya milik rakyat Venezuela dan penguasaannya merupakan unsur inti kedaulatan negara.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares yang memperingatkan bahwa upaya melemahkan kedaulatan Venezuela akan menciptakan preseden berbahaya bagi tatanan internasional.

Albares menilai perkembangan terbaru di Caracas berisiko merusak norma serta stabilitas hubungan global dan menegaskan, "Sumber daya alam adalah hak rakyat Venezuela dan tidak dapat ditentukan oleh pihak luar."

Pemerintah Spanyol menolak penggunaan kekuatan maupun segala bentuk campur tangan eksternal di Venezuela.

Madrid mendukung penyelesaian damai dan demokratis yang ditentukan sepenuhnya oleh rakyat Venezuela sendiri.

Spanyol mendorong dialog luas antara pemerintah dan oposisi Venezuela sebagai jalan keluar dari krisis politik yang berkepanjangan.

Pemerintah Spanyol juga menyatakan kesiapan memfasilitasi proses mediasi apabila dinilai bermanfaat dan diinginkan oleh para pihak terkait.

Albares menegaskan pendekatan Spanyol di Amerika Latin adalah menjadi jembatan antaraktor politik, bukan memicu ketegangan baru.

Jose Manuel Albares memperingatkan bahaya mengubah batas wilayah dengan kekuatan karena dapat merusak fondasi hukum internasional.

Spanyol secara tegas menolak wacana Amerika Serikat untuk mengambil alih Greenland dan menyatakan solidaritas penuh kepada Denmark.

Albares menegaskan wilayah tidak dapat berpindah tangan secara sewenang-wenang dan rakyat Greenland memiliki hak untuk menentukan masa depan mereka sendiri.

Pemerintah Spanyol menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan negara dan supremasi hukum internasional.

Albares juga menyerukan penguatan kedaulatan politik, ekonomi, dan strategis Uni Eropa di tengah tantangan global seperti perang Ukraina dan meningkatnya ketegangan geopolitik.

Ia menegaskan agresi tetaplah agresi siapa pun pelakunya dan menyebut ancaman utama keamanan Eropa berasal dari agresi Rusia, bukan dari negara sekutu.

Situasi global saat ini disebut menuntut Eropa yang lebih bersatu, mandiri, dan mampu bersuara sendiri di panggung internasional.

Penulis :
Aditya Yohan