Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Kanada Dukung Denmark di Isu Greenland, Siap Kirim Pasukan di Tengah Tekanan Amerika Serikat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kanada Dukung Denmark di Isu Greenland, Siap Kirim Pasukan di Tengah Tekanan Amerika Serikat
Foto: (Sumber: Arsip Foto - Warga berbaris untuk melakukan protes di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kopenhagen, Denmark, Sabtu (29/3/2025). ANTARA/Xinhua/Liu Zhichao/am.)

Pantau - Kanada dikabarkan berencana mengirimkan sejumlah kecil pasukan ke Greenland sebagai bentuk dukungan terhadap Denmark di tengah meningkatnya ketegangan akibat rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menguasai wilayah tersebut.

Dukungan Kanada dan Ketegangan NATO

Rencana pengiriman pasukan Kanada ini dilaporkan oleh media The Globe and Mail yang mengutip dua pejabat senior Kanada, di mana pasukan tersebut akan mengikuti latihan militer bersama anggota NATO lainnya di Greenland.

Langkah Kanada dilakukan menyusul sejumlah negara Eropa seperti Swedia, Belanda, Norwegia, Prancis, Inggris, Jerman, dan Finlandia yang lebih dahulu mengumumkan rencana pengiriman pasukan ke Greenland, sebagaimana dilaporkan RIA Novosti pada Senin, 19 Januari.

Pekan sebelumnya, Angkatan Bersenjata Denmark juga menyatakan akan memperkuat pasukan mereka di Greenland melalui kerja sama dengan NATO serta mengintensifkan latihan militer di wilayah tersebut.

Rencana Kanada untuk mengirim pasukan masih menunggu persetujuan Perdana Menteri Mark Carney yang hingga kini belum memastikan waktu pengambilan keputusan resmi, meski langkah tersebut dinilai tidak terelakkan.

Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Tarif

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan klaimnya dengan menyatakan bahwa "Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat", ungkapnya dalam sejumlah pernyataan sebelumnya.

Pada Sabtu sebelumnya, Trump juga mengumumkan rencana pemberlakuan tarif impor sebesar 10 persen yang akan mulai berlaku pada Februari terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.

Tarif tersebut direncanakan akan dinaikkan menjadi 25 persen dan akan terus diberlakukan hingga Amerika Serikat mencapai kesepakatan untuk membeli Greenland.

Greenland yang merupakan pulau terbesar di dunia adalah bagian dari Kerajaan Denmark, di mana pemerintah Denmark dan Greenland telah berulang kali memperingatkan Amerika Serikat agar tidak merebut wilayah tersebut serta menegaskan kedaulatan dan integritas teritorial mereka.

Penulis :
Ahmad Yusuf