
Pantau - Rusia menyatakan kesiapan untuk mengirimkan dana sebesar 1 miliar dolar AS, atau setara hampir Rp17 triliun, guna mendukung keberlangsungan Dewan Perdamaian internasional.
Presiden Vladimir Putin mengungkapkan bahwa dana tersebut berasal dari aset Rusia yang sebelumnya dibekukan oleh Amerika Serikat di bawah pemerintahan sebelumnya.
"Kita bisa mentransfer 1 miliar dolar AS dari aset Rusia yang dibekukan di bawah pemerintahan AS sebelumnya ke Dewan Perdamaian," kata Putin dalam pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan Rusia pada Rabu (21/1).
Rusia Tunggu Kajian Dokumen dan Konsultasi Strategis
Putin menegaskan bahwa Rusia belum mengambil keputusan akhir mengenai partisipasinya dalam Dewan Perdamaian.
Rusia akan merespons usulan bergabung setelah Kementerian Luar Negeri menelaah dokumen-dokumen terkait dan mempertimbangkan seluruh aspek diplomatik.
Selain itu, Rusia juga akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan mitra-mitra strategisnya sebelum memutuskan langkah selanjutnya.
Terima Undangan Trump dan Tegaskan Komitmen Stabilitas Global
Putin menyampaikan bahwa Rusia menerima undangan langsung dari Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, untuk ikut bergabung dalam Dewan Perdamaian.
"Rusia menerima undangan pribadi dari Presiden AS Donald Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian dan mengucapkan terima kasih atas undangan tersebut," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Rusia senantiasa berkomitmen mendukung upaya internasional dalam menjaga stabilitas global.
"Rusia selalu mendukung dan terus mendukung setiap upaya untuk memperkuat stabilitas internasional," tambahnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick






