Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

India dan Uni Eropa Selesaikan Negosiasi FTA, Disebut sebagai 'Induk dari Semua Kesepakatan Perdagangan'

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

India dan Uni Eropa Selesaikan Negosiasi FTA, Disebut sebagai 'Induk dari Semua Kesepakatan Perdagangan'
Foto: (Sumber: (Ki-ka) Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, PM India Narendra Modi dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen saling mengangkat tangan saat pertemuan di New Delhi. (X/narendramodi).)

Pantau - India dan Uni Eropa (UE) secara resmi menandatangani sejumlah perjanjian penting dan Nota Kesepahaman (MoU) di New Delhi pada Selasa, dalam rangka kunjungan tiga hari Presiden Dewan Eropa Antonio Costa dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

FTA India-UE Disebut Terobosan Strategis Ekonomi

Sorotan utama dari pertemuan bilateral ini adalah pengumuman bersama mengenai penyelesaian negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) India-Uni Eropa.

Perjanjian tersebut dijuluki sebagai "induk dari semua kesepakatan perdagangan" karena cakupan dan dampaknya yang luas terhadap kerja sama ekonomi kedua pihak.

Penandatanganan dilakukan secara resmi di hadapan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

"India dan Eropa telah mengambil langkah besar hari ini. FTA India-UE membuka jalan baru untuk pertumbuhan, investasi, dan kerja sama strategis. Perjanjian ini akan mendorong perdagangan, investasi, dan inovasi, sekaligus memperkuat hubungan strategis kami. Hal ini mencerminkan tekad bersama kami untuk membentuk hubungan ekonomi yang stabil, makmur, dan siap menghadapi masa depan," ujar Modi dalam pernyataan resminya.

Kolaborasi Masa Depan: Hidrogen Hijau dan Agenda Strategis 2030

Menurut Kementerian Luar Negeri India, sejumlah perjanjian yang ditandatangani meliputi:

  • “Menuju 2030: Agenda Strategis Komprehensif Bersama India-Uni Eropa”
  • Pembentukan Green Hydrogen Task Force atau Satuan Tugas Hidrogen Hijau

Langkah-langkah tersebut memperkuat komitmen kedua pihak dalam transisi energi bersih dan kolaborasi strategis jangka panjang.

Penulis :
Ahmad Yusuf