Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Donald Trump Mengundang Gubernur Demokrat ke Gedung Putih, Dua Nama Dikecualikan dan Picu Polemik Bipartisan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Donald Trump Mengundang Gubernur Demokrat ke Gedung Putih, Dua Nama Dikecualikan dan Picu Polemik Bipartisan
Foto: Gedung Putih (sumber: Xinhua)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mengundang gubernur dari Partai Demokrat dalam acara makan malam dan pertemuan tahunan di Gedung Putih meski muncul ancaman boikot dari sejumlah pihak.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social setelah beberapa gubernur Partai Demokrat menyatakan akan memboikot acara yang dinilai partisan.

Trump menulis, "Undangan dikirimkan kepada SEMUA Gubernur, kecuali dua orang, yang saya rasa tidak layak hadir di sana,".

Ia menyebut dua gubernur dari Partai Demokrat yang tidak diundang adalah Gubernur Colorado Jared Polis dan Gubernur Maryland Wes Moore.

Trump menambahkan, "Saya menantikan untuk bertemu dengan para Gubernur Partai Republik, dan beberapa Gubernur Partai Demokrat yang layak diundang, tetapi sebagian besar dari mereka tidak akan hadir,".

Polemik Undangan dan Laporan Politico

Polemik ini mencuat setelah majalah Politico melaporkan bahwa acara makan malam Gedung Putih bersama National Governors Association hanya akan melibatkan gubernur dari Partai Republik dan menyimpang dari tradisi bipartisan sebelumnya.

Penjabat direktur eksekutif sekaligus CEO NGA Brandon Tatum menyatakan, "Pertemuan gubernur bipartisan di Gedung Putih adalah tradisi penting, dan kami kecewa dengan keputusan pemerintah untuk menjadikannya sebagai acara partisan tahun ini,".

Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt membela keputusan tersebut dengan mengatakan, "juga merupakan rumah presiden, sehingga dia dapat mengundang siapa pun yang dia inginkan ke acara makan malam dan berbagai acara di Gedung Putih.".

Sikap Boikot dan Respons Wes Moore

Para gubernur Partai Demokrat dalam pernyataan bersama menyampaikan sikap boikot dengan menyatakan, "jika laporan itu benar bahwa tidak semua gubernur diundang ke acara ini, yang secara historis merupakan kesempatan produktif dan bipartisan untuk kolaborasi, kami tidak akan menghadiri makan malam Gedung Putih tahun ini.".

Wes Moore yang juga menjabat sebagai wakil ketua NGA mengatakan kepada CNN bahwa keputusan tersebut sangat menyakitkan.

Moore mengatakan, "sangat menyakitkan".

Ia juga menyampaikan, "Saya menyadari bahwa saya adalah satu-satunya gubernur kulit hitam di negara ini, dan saya merasa itu sangat menyakitkan, mengingat fakta bahwa presiden berusaha mengecualikan saya dari sebuah organisasi yang saya bantu pimpin setelah rekan-rekan saya meminta saya melakukannya, dan juga tempat di mana saya tahu saya seharusnya berada,".

Penulis :
Shila Glorya