Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Korea Selatan Larang Warganya Bepergian ke Iran di Tengah Memburuknya Situasi Timur Tengah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Korea Selatan Larang Warganya Bepergian ke Iran di Tengah Memburuknya Situasi Timur Tengah
Foto: (Sumber : Seorang pria memeriksa kendaraan yang rusak di Teheran, Iran, 4 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Shadati/pri..)

Pantau - Pemerintah Korea Selatan melarang warganya bepergian ke Iran setelah situasi keamanan di Timur Tengah semakin memburuk menyusul eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Kamis menyatakan bahwa mulai pukul 18.00 waktu setempat pada 5 Maret pemerintah memberlakukan peringatan perjalanan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.

Level 4 merupakan tingkat peringatan tertinggi yang berarti larangan perjalanan total bagi warga negara Korea Selatan ke negara tersebut.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyatakan, "Karena memburuknya situasi di Timur Tengah, keselamatan warga negara kita saat berkunjung atau tinggal di Iran menimbulkan kekhawatiran yang sangat serius," ungkapnya.

Iran Masuk Daftar Negara Terlarang

Sebelum kebijakan ini diterapkan, pemerintah Korea Selatan telah memberlakukan peringatan perjalanan Level 3 untuk seluruh wilayah Iran.

Level 3 merupakan rekomendasi bagi warga negara Korea Selatan untuk meninggalkan negara tersebut.

Dengan penerapan kebijakan terbaru, Iran secara resmi diklasifikasikan sebagai negara yang dilarang dikunjungi oleh warga Korea Selatan.

Warga Korea Selatan hanya dapat mengunjungi Iran jika memperoleh izin khusus untuk menggunakan paspor mereka.

Pelanggaran terhadap larangan perjalanan tersebut dapat dikenai sanksi sesuai dengan undang-undang paspor Korea Selatan.

Imbauan Segera Tinggalkan Iran

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan juga mengimbau warga negaranya yang berencana melakukan perjalanan ke Iran agar membatalkan rencana tersebut.

Pemerintah juga meminta warga Korea Selatan yang saat ini berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut.

Kementerian tersebut menyatakan, "Kami meminta warga yang berencana melakukan perjalanan ke wilayah ini untuk membatalkan perjalanan mereka, dan mereka yang saat ini berada di sana untuk meninggalkan negara ini," ungkapnya.

Pemerintah Korea Selatan menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah secara cermat.

Pihak berwenang juga akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga negara Korea Selatan.

Situasi keamanan di kawasan tersebut memburuk setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut termasuk menyasar ibu kota Iran, Teheran.

Serangan itu menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai wilayah Timur Tengah.

Penulis :
Aditya Yohan