
Pantau - Amerika Serikat dan China memulai perundingan dagang tingkat tinggi selama dua hari di Paris, Prancis, sebagai persiapan menjelang pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.
Perundingan tersebut berlangsung pada Minggu dan menjadi bagian dari upaya mempersiapkan agenda pembahasan kedua pemimpin negara yang dijadwalkan bertemu sekitar dua pekan mendatang.
Donald Trump direncanakan melakukan kunjungan resmi ke Beijing pada 31 Maret hingga 2 April.
Kunjungan tersebut akan menjadi pertemuan langsung antara kedua pemimpin negara dalam agenda resmi.
Putaran Keenam Negosiasi Dagang
Perundingan dagang di Paris merupakan putaran keenam dari rangkaian negosiasi antara Amerika Serikat dan China.
Amerika Serikat diwakili oleh Menteri Keuangan Scott Bessent serta Perwakilan Dagang Jamieson Greer.
Sementara China diwakili oleh Wakil Perdana Menteri He Lifeng.
Pertemuan tersebut bertujuan mempersiapkan sejumlah isu strategis yang akan dibahas dalam pertemuan Trump dan Xi.
Kunjungan Trump ke China juga akan menjadi kunjungan pertamanya sejak kembali menjabat pada Januari tahun lalu.
Isu Perdagangan hingga Taiwan
Kedua pemimpin diperkirakan akan membahas berbagai isu strategis dalam pertemuan tersebut.
Isu yang kemungkinan dibahas antara lain hubungan perdagangan antara kedua negara.
Selain perdagangan, isu Taiwan juga diperkirakan menjadi salah satu topik utama pembahasan.
Taiwan merupakan pulau dengan pemerintahan sendiri namun diklaim sebagai bagian dari wilayah China.
Selain itu konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran juga diperkirakan masuk dalam agenda pembahasan.
Sebelumnya Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng telah memimpin sejumlah putaran perundingan dagang di berbagai kota.
Perundingan tingkat tinggi tersebut antara lain berlangsung di Jenewa, Stockholm, dan Kuala Lumpur.
Rangkaian negosiasi tersebut juga membuka jalan bagi pertemuan Trump dan Xi pada akhir Oktober di Korea Selatan.
Dalam pertemuan itu kedua pemimpin menyepakati gencatan senjata selama satu tahun dalam perang dagang.
Kesepakatan tersebut bertujuan meredakan ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.
- Penulis :
- Gerry Eka







