
Pantau - Gedung Putih mengungkapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemungkinan akan meminta negara-negara Arab untuk membantu membiayai konflik antara AS-Israel melawan Iran di tengah meningkatnya beban biaya perang.
Opsi Pendanaan dari Negara Arab
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyatakan ide tersebut merupakan salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh Presiden Trump.
"Saya tidak akan mendahului dia (Trump) dalam hal itu," ujar Leavitt dalam konferensi pers di Washington, Senin (30/3).
"Tetapi tentu itu adalah ide yang sepengetahuan saya dia miliki dan sesuatu yang saya pikir Anda akan lebih sering mendengar darinya," lanjutnya.
Pernyataan ini muncul di tengah tingginya biaya yang harus ditanggung Amerika Serikat dalam konflik yang sedang berlangsung.
Biaya Perang Capai Miliaran Dolar
Pejabat Pentagon melaporkan bahwa pemerintah AS telah menghabiskan lebih dari 11,3 miliar dolar AS hanya dalam enam hari pertama perang melawan Iran.
Angka tersebut belum termasuk kerusakan akibat pertempuran serta biaya penggantian kerugian yang diperkirakan mencapai 1,4 hingga 2,9 miliar dolar AS dalam tiga pekan awal konflik.
Lonjakan biaya ini memicu pertimbangan untuk melibatkan negara-negara lain dalam pembiayaan operasi militer.
Situasi tersebut mencerminkan eskalasi konflik yang tidak hanya berdampak pada keamanan kawasan, tetapi juga tekanan ekonomi bagi pihak yang terlibat.
- Penulis :
- Aditya Yohan








