HOME  ⁄  Hiburan

Dua Film Indonesia Tembus Festival Film Internasional Minneapolis 2026 di Amerika Serikat

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Dua Film Indonesia Tembus Festival Film Internasional Minneapolis 2026 di Amerika Serikat
Foto: Arsip foto - Pemeran film "Rangga & Cinta" El Putra Sarira dan Leya Princy berpose mengunjungi Antara Heritage Center di Jakarta, Jumat (8/8/2025) untuk mempromosikan film (sumber: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Pantau - Dua film Indonesia, yakni "Para Perasuk" dan "Rangga & Cinta", diputar dalam ajang Minneapolis-St. Paul International Film Festival (MSPIFF) ke-45 yang berlangsung pada 8–19 April 2026 di Minnesota, Amerika Serikat.

Partisipasi film Indonesia dalam festival tersebut diumumkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago melalui akun Instagram resminya sebagai bentuk dukungan terhadap perfilman nasional di kancah internasional.

Jadwal Tayang dan Informasi Film

Film "Para Perasuk" (Levitating) karya sutradara Wregas Bhanuteja dijadwalkan tayang pada 9 dan 11 April 2026 sesuai informasi dari situs resmi festival dan media sosial @filmparaperasuk.

Film produksi Rekata Studio tersebut dibintangi oleh Anggun, Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Bryan Domani, dan Chicco Kurniawan.

"Para Perasuk" mengangkat cerita tentang sebuah desa yang masyarakatnya menganggap kerasukan roh sebagai bentuk kepuasan dan kesenangan bersama.

Sementara itu, film "Rangga & Cinta" karya Riri Riza dijadwalkan tayang pada 15 dan 19 April 2026 dalam rangkaian festival yang sama.

Film produksi Miles Films tersebut dibintangi oleh El Putra Sarira dan Leya Princy serta masuk dalam Program Asian Frontiers di MSPIFF ke-45 berdasarkan informasi dari akun @filmranggacinta.

Adaptasi dan Dukungan Pemerintah

"Rangga & Cinta" merupakan adaptasi modern dari film populer "Ada Apa Dengan Cinta" (2002) yang sebelumnya dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago menyatakan dukungannya terhadap keikutsertaan kedua film tersebut sebagai upaya memperluas jangkauan perfilman Indonesia di panggung internasional.

Penulis :
Arian Mesa