
Pantau - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, terlibat perdebatan dengan para netizen di Twitter. Mereka membahas soal beda antara desa dan kelurahan.
"Krn istri orang solo dan nongkrong dg bapak2 sana yg tdk bisa bedakan lurah dan kades (mungkin tdk faham) makanya tanya. Cuitnya @gibran_tweet apakah mengarah pd istilah kebiasaan (ketidakfahaman warga sana) atau memang secara admistratif kodya solo (surakarta) semua kelurahan ?" tulis @abangjun, dikutip Pantau.com pada Sabtu (4/2/2023).
Solo Tak Kenal Desa
Gibran pun menjawab. Menurutnya, di kota yang kini ia pimpin tidak mengenal desa.
"Di solo adanya lurah pak. Tidak ada kades. Lurah diangkat oleh walikota dari unsur pns. Sementara kades dipilih secara langsung oleh penduduk desa pak. Mohon maaf sebelumnya," tulis Gibran melalui akun Twitternya, @gibran_tweet.
Seorang netizen dengan akun @BijiPot pun memberikan pernyataan sambil mengunggah foto yang menunjukkan jika desa disamakan dengan keluarahan dengan tanda baca garis miring. Namun kali ini dengan nada yang terkesan kasar.
"kelurahan sama ..dengan desa bong..pinter lah dikit bong cebong.. wajar la pendukung @gibran_tweet..sama kayaknya...ngk ada pinter nya. otak nya dikit..," tulisnya.
Desa dan Kelurahan Berbeda
Putra sulung Presiden Jokowi itu pun masih meladeni pendapat para netizen. Ia menegaskan bahwa antara desa dan kelurahan itu berbeda.
"Beda pak. Lurah diangkat oleh walikota dari unsur pns. Kalo kades dipilih secara langsung oleh penduduk desa. Sebenernya msh byk perbedaan lain pak. Tapi sepertinya sudah byk yg mengklarifikasi sblm saya. Matur nuwun," tulisnya.
Nah, kalau menurut sobat Pantau gimana nih, desa dengan kelurahan, beda atau sama?
"Krn istri orang solo dan nongkrong dg bapak2 sana yg tdk bisa bedakan lurah dan kades (mungkin tdk faham) makanya tanya. Cuitnya @gibran_tweet apakah mengarah pd istilah kebiasaan (ketidakfahaman warga sana) atau memang secara admistratif kodya solo (surakarta) semua kelurahan ?" tulis @abangjun, dikutip Pantau.com pada Sabtu (4/2/2023).
Solo Tak Kenal Desa
Gibran pun menjawab. Menurutnya, di kota yang kini ia pimpin tidak mengenal desa.
"Di solo adanya lurah pak. Tidak ada kades. Lurah diangkat oleh walikota dari unsur pns. Sementara kades dipilih secara langsung oleh penduduk desa pak. Mohon maaf sebelumnya," tulis Gibran melalui akun Twitternya, @gibran_tweet.
Seorang netizen dengan akun @BijiPot pun memberikan pernyataan sambil mengunggah foto yang menunjukkan jika desa disamakan dengan keluarahan dengan tanda baca garis miring. Namun kali ini dengan nada yang terkesan kasar.
"kelurahan sama ..dengan desa bong..pinter lah dikit bong cebong.. wajar la pendukung @gibran_tweet..sama kayaknya...ngk ada pinter nya. otak nya dikit..," tulisnya.
Desa dan Kelurahan Berbeda
Putra sulung Presiden Jokowi itu pun masih meladeni pendapat para netizen. Ia menegaskan bahwa antara desa dan kelurahan itu berbeda.
"Beda pak. Lurah diangkat oleh walikota dari unsur pns. Kalo kades dipilih secara langsung oleh penduduk desa. Sebenernya msh byk perbedaan lain pak. Tapi sepertinya sudah byk yg mengklarifikasi sblm saya. Matur nuwun," tulisnya.
Nah, kalau menurut sobat Pantau gimana nih, desa dengan kelurahan, beda atau sama?
- Penulis :
- Syahrul Ansyari





