Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BPK Perkuat Kerja Sama dengan SAI Vietnam dan Siap Emban Tugas di UN BoA 2026–2032

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

BPK Perkuat Kerja Sama dengan SAI Vietnam dan Siap Emban Tugas di UN BoA 2026–2032
Foto: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun saat bertemu Deputy Auditor General State Audit Office of Vietnam Tran Minh Khuong di Jakarta, Senin 17/11/2025 (sumber: BPK)

Pantau - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun menegaskan komitmen BPK untuk memperkuat kerja sama dengan State Audit Office of Vietnam (SAI Vietnam) dalam kunjungan bilateral yang berlangsung baru-baru ini.

Isma Yatun menyampaikan bahwa kemitraan antara BPK dan SAI Vietnam telah membawa manfaat konkret bagi kedua lembaga pemeriksa negara.

"Kemitraan BPK dan SAI Vietnam telah terbukti memberikan manfaat nyata bagi kedua lembaga. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi ini melalui dialog terbuka, pembelajaran bersama, dan pengembangan kapasitas yang berkelanjutan," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada SAI Vietnam atas dukungannya terhadap pencapaian internasional BPK, termasuk terpilihnya BPK sebagai anggota United Nations Board of Auditors (UN BoA) untuk periode 2026–2032.

BPK Jadi Wakil Asia-Pasifik di UN BoA

BPK terpilih sebagai wakil kawasan Asia-Pasifik menggantikan China National Audit Office dalam keanggotaan UN BoA.

Penunjukan ini dinilai sebagai pengakuan global atas kredibilitas dan profesionalisme BPK dalam mendorong tata kelola yang baik.

Selama masa tugas enam tahun, BPK akan bekerja bersama dua lembaga audit tertinggi lainnya: Cour des Comptes dari Prancis dan Tribunal de Contas da União dari Brasil.

Ketiga institusi ini bertugas melakukan audit terhadap berbagai badan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pelaksanaan tugasnya, BPK menyatakan komitmennya untuk melaksanakan audit secara independen, profesional, efisien, dan inovatif demi memperkuat transparansi dan akuntabilitas di lingkungan PBB.

Diplomasi dan Kolaborasi Internasional

Pencalonan Indonesia untuk UN BoA telah diumumkan sejak tahun 2021 dan melibatkan kerja sama erat antara BPK dan Kementerian Luar Negeri RI.

Upaya diplomasi dilakukan secara aktif, baik melalui jalur bilateral maupun berbagai forum internasional.

Hasil dari rangkaian diplomasi tersebut adalah terpilihnya Indonesia secara aklamasi sebagai anggota UN BoA, memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional.

"Kunjungan ini (SAI Vietnam) menjadi momentum penting bagi kedua lembaga pemeriksa negara untuk mempererat hubungan yang telah terjalin sejak lebih dari satu dekade, sekaligus memperluas ruang kolaborasi dalam mendukung penguatan tata kelola sektor publik," ia menambahkan.

Penulis :
Arian Mesa