
Pantau - Pengelola Kawasan Industri ModernCikande Industrial Estate (MCIE) tengah mengembangkan fase ketujuh dan kedelapan sebagai bagian dari ekspansi besar kawasan industri yang terletak di Serang, Banten.
Fase ketujuh mencakup area seluas sekitar 840 hektare, sementara fase kedelapan mencapai 1.000 hektare.
“ Saat ini pengembang sedang membangun infrastruktur modern, peningkatan kapasitas air dan listrik, serta persiapan penerapan jaringan 5G untuk mendukung operasional industri berteknologi tinggi,” ungkap manajemen MCIE dalam keterangan resminya.
Infrastruktur Berkembang, Investor Asing Relokasi ke MCIE
Secara keseluruhan, kawasan industri MCIE memiliki luas total 3.175 hektare, dengan 1.445 hektare di antaranya telah dikembangkan secara bertahap.
Penjualan lahan hingga kuartal keempat tahun 2025 telah mencapai sekitar 50 hektare.
Fase pertama hingga fase keenam menunjukkan kinerja penjualan yang stabil, menarik berbagai sektor industri yang beragam.
“Sektor yang masuk pun beragam, mulai dari industri tekstil, elektronik, building material, stationery, hingga perusahaan-perusahaan baru yang menjadikan Indonesia sebagai basis produksi,” jelas pihak pengelola.
Kenaikan permintaan lahan industri MCIE turut dipicu oleh tren relokasi industri oleh investor asing dari sejumlah negara di Asia.
“Hal tersebut menciptakan peluang signifikan bagi Indonesia, termasuk prospek ke depan ModernCikande,” lanjutnya.
350 Perusahaan Beroperasi, Layanan Perizinan Dipermudah
Saat ini, lebih dari 350 perusahaan lokal maupun multinasional telah beroperasi di kawasan industri ModernCikande.
Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor seperti:
- Makanan dan minuman
- Otomotif
- Kimia
- Baja dan smelter
- Bahan bangunan dan perlengkapan rumah
Untuk mendukung kemudahan investasi, MCIE juga memperkuat layanan perizinan dengan mekanisme pendampingan khusus.
“Sehingga investor dapat menghemat waktu dan biaya,” tutup manajemen MCIE.
- Penulis :
- Aditya Yohan








