Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Distribusi Energi Diperketat, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Tengah Bencana Alam di Sumatera

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Distribusi Energi Diperketat, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Tengah Bencana Alam di Sumatera
Foto: Petugas melakukan pengisian BBM ke truk tangki (sumber: PT Pertamina Patra Niaga)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tetap berjalan di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tim Darurat Siaga dan Suplai Dialihkan Lewat Jalur Alternatif

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa pihaknya langsung menyiagakan tim darurat sejak cuaca ekstrem dilaporkan terjadi di wilayah terdampak.

"Tim distribusi kami terus menyesuaikan pola suplai dengan kondisi lapangan yang berubah sangat cepat," ungkapnya.

Meski banyak jalur terputus akibat banjir, longsor, dan jembatan amblas, distribusi BBM tetap diupayakan melalui rute alternatif.

"Kami memastikan masyarakat tetap dapat mengakses BBM. Meski banyak jalur yang terputus akibat banjir dan longsor, tim kami tetap bergerak mencari rute alternatif agar penyaluran tidak terhenti," ia menegaskan.

Beberapa titik hanya dapat dijangkau kendaraan kecil, sehingga distribusi dilakukan lebih ketat dan selektif.

Koordinasi intensif dilakukan bersama BPBD, pemerintah daerah, dan aparat keamanan guna membuka jalur evakuasi dan distribusi energi.

Suplai Laut dan SPBU Terdampak, Pertamina Tetap Jaga Stok Aman

Distribusi laut sempat terganggu akibat gelombang tinggi, namun saat ini telah kembali normal.

Tiga kapal BBM telah bersandar dan melakukan pembongkaran, sementara empat kapal lainnya bersiaga sebagai floating stock untuk memperkuat ketahanan suplai di wilayah tersebut.

Stok BBM dari jalur laut dipastikan aman, dengan cadangan Solar dan Pertalite cukup untuk dua pekan ke depan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengungkapkan bahwa sebagian SPBU di wilayah banjir mengalami gangguan operasional.

Gangguan tersebut meliputi masuknya air ke tangki pendam, area pengisian (drive-way), dan pulau pompa, sehingga layanan harus dihentikan sementara di beberapa SPBU.

"Saat ini, terdapat 655 dari 709 atau sebagian besar SPBU terus beroperasi melayani kebutuhan BBM untuk masyarakat," ujarnya.

Penyaluran LPG melalui SPBE dan agen juga sempat terkendala akibat kondisi jalan yang tidak aman untuk pergerakan tabung gas.

Namun, kondisi mulai membaik dengan terbukanya sejumlah jalur alternatif, memungkinkan distribusi prioritas dapat berjalan lebih lancar.

Beberapa SPBE yang sebelumnya tidak beroperasi kini mulai melakukan pengisian terbatas.

Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan langkah mitigasi, termasuk pengalihan suplai (RAE) dari terminal yang aman, penambahan armada mobil tangki, dan pemantauan langsung melalui satgas distribusi energi.

Bantuan kemanusiaan lewat program “Pertamina Peduli” juga telah disalurkan ke wilayah terdampak paling parah.

"Kami memonitor situasi setiap saat dan terus menyesuaikan pola distribusi agar masyarakat tetap bisa mengakses energi dengan aman," tambah Roberth.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tetap waspada saat melakukan pengisian di wilayah yang masih tergenang air.

"Apabila diperlukan dukungan suplai tambahan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135," tutupnya.

Penulis :
Shila Glorya