Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Aceh Salurkan 10 Ton Beras ke Pengungsi Banjir, 52 Ribu KK Masih Mengungsi di 184 Titik

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gubernur Aceh Salurkan 10 Ton Beras ke Pengungsi Banjir, 52 Ribu KK Masih Mengungsi di 184 Titik
Foto: (Sumber: Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyerahkan bantuan kepada pengungsi banjir dan longsor di Aceh Utara, Minggu (30/11/2025). ANTARA/HO-Tim Gubernur Aceh)

Pantau - Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa 10 ton beras kepada para pengungsi banjir di sejumlah titik sepanjang jalan nasional Banda Aceh–Medan, Kabupaten Aceh Utara, hingga dini hari, Minggu (30/11/2025).

"Kami mengantar bantuan ke semua pelosok di seluruh Aceh. Kendala dalam distribusi bantuan karena ada wilayah yang tidak dapat diakses transportasi," ungkap Mualem, sapaan akrab Muzakir Manaf.

Karena ada wilayah yang tidak dapat ditembus jalur darat, Gubernur menggunakan pesawat udara dari Banda Aceh menuju Aceh Utara untuk menjangkau daerah terdampak.

Bantuan Disalurkan ke Pengungsian yang Miliki Dapur Umum

Gubernur sempat singgah di Pendopo Bupati Aceh Utara untuk secara simbolis menyerahkan:

10 ton beras dari Dinas Pangan Aceh

Paket logistik dari Triangle Pase dan BPMA (Badan Pengelola Migas Aceh)

Bantuan kemudian didistribusikan ke titik-titik pengungsian di sepanjang jalan nasional, antara lain:

Alue Gunto, Kecamatan Syamtalira Aron

Geumata dan Meunasah Reudeup, Kecamatan Lhoksukon

Keude Sampoiniet, Kecamatan Baktiya Barat

Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye

Namun, beberapa wilayah seperti Cot Mane di Kecamatan Baktiya masih tergenang banjir setinggi 70 cm, yang merendam jalan lintas nasional dan menghambat akses distribusi.

Daerah yang masih bisa dilalui kendaraan saat ini hanya mencakup Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen, sedangkan daerah lainnya harus ditempuh melalui jalur darat, laut, dan udara.

Ribuan KK Mengungsi, Listrik dan Jaringan Jadi Prioritas

Gubernur menegaskan bahwa pemulihan layanan listrik dan jaringan komunikasi menjadi prioritas, agar koordinasi bantuan bisa lebih cepat dan merata.

"Kami usahakan secepat mungkin bantuan sampai kepada masyarakat terdampak," katanya.

Kepala Desa Alue Gunto, M Umar, menyebut bahwa warganya telah mengungsi selama empat malam di pinggir jalan nasional karena desa mereka terendam banjir hingga dua meter.

"Bantuan sangat kami butuhkan karena di sini tidak ada barang. Beras yang sudah kena air itu kami masak. Baru malam ini, bantuan datang. Sekitar 120 KK mengungsi," ujar Umar.

Warga Meunasah Reudeup bernama Mudar menyampaikan bahwa mereka telah mengungsi lima malam, dengan tinggi air mencapai dada hingga kepala orang dewasa.

87.550 KK Terdampak, 70 Orang Dilaporkan Meninggal

Banjir dan longsor akibat bencana hidrometeorologi telah melanda Aceh sejak Selasa, 18 November, dan berdampak pada 16 dari 23 kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat Bencana, tercatat:

87.550 kepala keluarga terdampak

52.162 kepala keluarga mengungsi di 184 titik

Sementara itu, 70 orang dilaporkan meninggal dunia, dan jumlah korban bisa bertambah karena akses komunikasi masih terputus ke beberapa wilayah terdampak.

Penulis :
Gerry Eka