
Pantau - Presiden Prabowo Subianto mengupayakan kunjungan langsung ke daerah-daerah di Sumatera yang terdampak paling parah oleh bencana banjir dan tanah longsor, sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Prioritaskan Lokasi dengan Kegiatan Penting
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas bersama 10 menteri, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, yang digelar di lokasi pembangunan Rumah Hunian Danantara, Aceh Tamiang, Aceh.
"Saya sudah sampaikan ke Gubernur, Mendagri, nanti Insya Allah saya coba tetap daerah-daerah yang dampaknya besar akan saya datangi," ungkapnya.
Prabowo mengaku telah menerima laporan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan beberapa gubernur bahwa banyak kabupaten mengharapkan kehadiran Presiden di wilayah mereka.
Namun, ia menyampaikan permintaan maaf karena belum dapat mengunjungi seluruh titik terdampak secara langsung.
"Saya belum bisa ke semua titik, tapi saya pilih atau saya disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting, dan walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar," katanya.
Pemerintah Turun Langsung ke Lapangan
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengucapkan selamat tahun baru kepada masyarakat, meskipun berada dalam suasana duka akibat bencana yang terjadi.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah, kementerian, dan lembaga yang telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi masyarakat di daerah terdampak.
"Kita berbagi, berbagi daerah, berbagai titik untuk saling mengecek, memeriksa, mencari masalah, kita datang sekali lagi bukan untuk kita ingin, kita ingin katakanlah sekadar untuk melihat, tapi kita datang melihat untuk mengetahui masalah ya," tegasnya.
Prabowo menekankan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan bukan sekadar simbolis, melainkan untuk memastikan pengambilan keputusan yang tepat dalam penanganan bencana.
- Penulis :
- Gerry Eka








