
Pantau - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa penanganan dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi bagian penting yang dibahas dalam retret Kabinet Merah Putih di Hambalang.
Fokus Pemulihan dan Rekonstruksi Wilayah Terdampak
Retret Kabinet Merah Putih digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Presiden Prabowo Subianto memanggil seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang terdiri atas menteri koordinator, menteri, wakil menteri, penasihat khusus Presiden, staf khusus Presiden, utusan khusus Presiden, kepala badan, serta pimpinan lembaga.
Retret tersebut dilaksanakan selama satu hari penuh dan difokuskan pada evaluasi serta pembahasan berbagai isu strategis pemerintahan.
Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa pemulihan, percepatan rekonstruksi, dan rehabilitasi wilayah terdampak bencana menjadi topik utama pembahasan.
"Ya tentu masalah pemulihan, percepatan rekonstruksi maupun rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana yang lalu (turut dibahas dalam retret, red.)," ungkap Prasetyo Hadi.
Arahan Presiden dan Antisipasi Musim Hujan
Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto dalam beberapa pertemuan tertutup sebelumnya telah memberikan penekanan khusus kepada jajaran kabinet terkait penanganan dampak bencana.
Penekanan tersebut mencakup langkah antisipatif pemerintah di daerah rawan bencana seiring masuknya musim dengan curah hujan tinggi.
Presiden memberikan arahan khusus kepada Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
"Bapak Presiden dalam beberapa pertemuan tertutup juga memberikan penekanan kepada Menko PMK, kepada Mendagri, kepada BNPB berkenaan dengan penanganan bencana di Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara, kemudian juga di Kalimantan Selatan, di Balangan, dan di beberapa tempat lainnya yang memang, karena ini masuk musim curah hujan tinggi, kita harus melakukan langkah-langkah antisipatif," ia mengungkapkan.
Sejumlah menteri telah tiba di Hambalang sejak pukul 12.00 WIB, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Para menteri yang mengikuti retret tampak mengenakan setelan pakaian dengan warna senada, yakni krem atau khaki.
Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pelaksanaan retret tidak dibatasi oleh waktu tertentu.
"Tidak terbatas waktu. Kita melihat situasinya kalau memang perlu pembahasan terhadap masalah-masalah yang masih muncul, ya kita lanjut, mungkin sampai malam," ungkapnya.
Agenda utama retret adalah penyampaian Taklimat Awal Tahun 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto serta paparan dan laporan dari sejumlah menteri terkait program prioritas pemerintah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








