
Pantau - Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menyalurkan bantuan kepada peternak yang terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera.
Negara Hadir untuk Peternak Pascabencana
Hindun Anisah menilai bantuan tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi kelompok peternak yang kerap terabaikan dalam penanganan pascabencana.
"Kami menyambut baik bantuan ini. Selama ini peternak sering kali terabaikan, padahal saat ternak hanyut atau mati, mereka praktis kehilangan mata pencaharian. Dukungan pemerintah adalah kunci agar mereka bisa bangkit kembali. Kendati demikian harus ada pengawasan ketat dalam proses penyalurannya," ungkap Hindun Anisah.
Ia menjelaskan bahwa intervensi pemerintah sangat krusial karena peternak tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga modal produksi berupa ternak dan kandang.
Penyelamatan sektor peternakan dinilai bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
"Negara tidak boleh abai terhadap efek berantai ini. Jika peternak dibiarkan berjuang sendiri, dampaknya akan membebani masyarakat luas melalui kenaikan harga pangan," ia mengungkapkan.
Ratusan Ribu Ternak Terdampak dan Desakan Pengawasan
Berdasarkan data Kementerian Pertanian per 31 Desember 2025, total ternak terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara mencapai 778.922 ekor.
Jumlah tersebut meliputi 622.154 ekor unggas dengan dampak terbesar di Aceh sebanyak 454.543 ekor.
Ternak kambing dan domba terdampak tercatat sebanyak 113.325 ekor dengan mayoritas berada di Aceh sebanyak 110.159 ekor.
Sementara itu, ternak sapi dan kerbau terdampak mencapai 38.393 ekor dengan jumlah terbanyak di Aceh sebanyak 36.337 ekor.
Hindun Anisah mengapresiasi pendataan yang dilakukan Kementerian Pertanian sebagai dasar penyaluran bantuan yang tepat.
Ia mendesak agar eksekusi bantuan dilakukan secara cepat, transparan, dan sesuai kebutuhan masing-masing peternak.
"Bantuan harus disesuaikan dengan jenis ternaknya karena kebutuhan peternak sapi berbeda dengan peternak unggas. Ke depan, pemerintah juga harus menyiapkan program pemulihan jangka panjang agar mereka kembali mandiri," ungkap Hindun Anisah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








