Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

DPRD DKI Desak Revitalisasi Pasar Tak Hanya Fisik, Perlu Ekosistem dan Inovasi Digital

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

DPRD DKI Desak Revitalisasi Pasar Tak Hanya Fisik, Perlu Ekosistem dan Inovasi Digital
Foto: (Sumber: Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Selasa (23/12/2025). ANTARA/Khaerul Izan..)

Pantau - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, meminta agar program revitalisasi pasar di Jakarta tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menyentuh aspek ekosistem dan manajemen pasar secara menyeluruh.

“Revitalisasi pasar harus dimaknai secara menyeluruh, tidak hanya pada fisik bangunan, tetapi juga pada sistem logistik, kebersihan, dan manajemen pengelolaan,” kata Rio di Jakarta, Jumat (9/1).

Ia menekankan bahwa revitalisasi yang menyeluruh akan memperbaiki citra pasar rakyat sekaligus meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

Usulan Digitalisasi, Integrasi e-Commerce, dan Fasilitas Publik yang Humanis

Rio mengusulkan pembentukan unit pengelola pasar yang profesional dan akuntabel di bawah BUMD terkait, didukung dengan sistem pengadaan barang terpusat serta sistem reservasi lapak berbasis digital.

Ia juga mendorong agar pasar tradisional terintegrasi dengan platform e-commerce lokal sebagai upaya memperluas akses pemasaran pedagang kecil dan menengah.

“Pasar tradisional perlu dikembangkan sebagai ruang ekonomi dan sosial, dengan menghadirkan pengalaman berbelanja yang unik dan berkarakter Jakarta,” ujarnya.

Rio menambahkan bahwa pasar di Jakarta juga harus memiliki area kuliner khas, ruang interaksi publik, ruang kreatif, serta event budaya berkala guna meningkatkan daya tarik pengunjung.

Ia juga menegaskan pentingnya penyediaan fasilitas ramah anak dan lansia, termasuk toilet yang bersih dan layak.

Tak hanya dari sisi infrastruktur, ia mendorong para pedagang untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk agar mampu bersaing dengan ritel modern.

Pasar Kombongan Jadi Contoh Revitalisasi yang Direalisasikan

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan Pasar Kombongan di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa, 6 Januari 2026.

“Pasar Kombongan sudah mangkrak selama 4–5 tahun. Hari ini, sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Pramono saat peresmian.

Revitalisasi Pasar Kombongan merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali pasar-pasar rakyat yang terbengkalai di Jakarta.

Pasar tersebut kini tampil lebih representatif dengan dua lantai, mampu menampung 121 kios dan 50 los, dan diharapkan menjadi contoh pengelolaan pasar modern yang tetap mengusung semangat tradisional.

Penulis :
Aditya Yohan