Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Kecam Keras Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland yang Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Indonesia Kecam Keras Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland yang Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. ANTARA/Nabil Ihsan/am.)

Pantau - Indonesia bersama puluhan negara Arab dan Islam mengecam keras kunjungan pejabat Zionis Israel ke wilayah Somaliland yang dinilai melanggar kedaulatan dan keutuhan wilayah Republik Federal Somalia.

Sikap tegas tersebut disampaikan melalui pernyataan bersama para menteri luar negeri Indonesia, 21 negara lain, serta Organisasi Kerja Sama Islam terkait kunjungan pejabat Israel ke Somaliland pada 6 Januari 2026.

Dalam pernyataan bersama yang dilaporkan Saudi Press Agency dan disampaikan kepada publik pada Jumat, para menteri luar negeri menyatakan kecaman keras terhadap kunjungan ilegal tersebut.

Indonesia dan negara mitra juga merujuk pada pernyataan bersama sebelumnya pada 27 Desember 2025 yang secara tegas menolak pengakuan Israel atas kedaulatan Somaliland.

Dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa Somaliland merupakan bagian integral dari wilayah negara Somalia dan bukan negara berdaulat.

Para menteri luar negeri menilai kunjungan pejabat Israel sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia.

Tindakan Israel tersebut juga dianggap merongrong norma internasional serta bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Indonesia dan negara mitra kembali menyuarakan dukungan penuh terhadap kedaulatan, persatuan, dan keutuhan wilayah Somalia.

Mereka menilai dorongan terhadap separatisme hanya akan memperparah ketegangan di kawasan yang tengah bergejolak.

Indonesia dan para mitra menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prinsip hukum internasional, termasuk prinsip non-intervensi terhadap urusan dalam negeri negara berdaulat.

Pernyataan bersama tersebut juga mengapresiasi komitmen pemerintah pusat Somalia dalam menjalankan interaksi internasional secara damai.

Pemerintah Somalia dipuji atas pendekatan diplomasi konstruktif serta kepatuhan terhadap hukum internasional.

Indonesia dan negara mitra menegaskan dukungan terhadap langkah diplomatik dan hukum Somalia dalam melindungi kedaulatan serta integritas wilayahnya sesuai kaidah hukum internasional.

Dalam pernyataan tersebut, Israel didesak untuk menghormati kedaulatan, persatuan, dan kesatuan wilayah Somalia serta mematuhi kewajiban hukum internasional.

Israel juga diminta segera mencabut pengakuannya terhadap kedaulatan Somaliland.

Israel diketahui menjadi negara pertama yang mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat pada 26 Desember 2025.

Somaliland merupakan wilayah separatis Somalia yang menyatakan kemerdekaan pada 1991 dan hingga bulan sebelumnya belum mendapat pengakuan resmi dari negara mana pun.

Wilayah tersebut selama ini beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto bersifat independen.

Pemerintah Somalia secara konsisten menolak pengakuan terhadap Somaliland dan menegaskan wilayah tersebut merupakan bagian integral dari negaranya.

Pemerintah Somalia juga menilai setiap kesepakatan atau keterlibatan langsung dengan Somaliland sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan persatuan negara.

Penulis :
Ahmad Yusuf