
Pantau - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mendesak pemerintah untuk segera turun tangan menyikapi anjloknya harga gabah yang dialami petani, khususnya di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Harga Jatuh di Bawah HPP, Petani Tertekan
Harga gabah kering panen di Sambas saat ini hanya mencapai Rp5.700 per kilogram, jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram.
Daniel menyatakan bahwa kondisi ini sangat merugikan petani yang telah melalui seluruh proses produksi dari awal penanaman hingga masa panen.
"Petani kita sudah melakukan produksi sampai panen. Negara harus segera hadir untuk memastikan gabah petani dibeli sesuai HPP," ungkapnya.
Menurut Daniel, hingga saat ini belum ada penyerapan gabah oleh Perum Bulog di sejumlah daerah, termasuk Sambas.
Akibat belum adanya penyerapan tersebut, petani terpaksa menjual gabah kepada pembeli dengan harga di bawah HPP, yang tentu sangat merugikan.
Dorongan Penugasan dan Peran Satgas Pangan
Daniel menilai jika Bulog belum mendapat penugasan resmi, maka Satgas Pangan harus segera turun tangan untuk menjaga harga di tingkat petani.
"Kalau Bulog belum menyerap, Satgas Pangan harus memastikan para pembeli gabah menyesuaikan harga dengan HPP, supaya petani tidak dirugikan," ia mengungkapkan.
Ia juga meminta pemerintah, khususnya Badan Pangan Nasional (Bapanas), segera memberikan penugasan dan dukungan anggaran kepada Bulog untuk menyerap gabah hasil panen petani pada tahun 2026.
Penugasan tersebut menurutnya sudah memiliki dasar hukum yang jelas, yakni Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 yang menetapkan harga pembelian gabah di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram.
"Pemerintah harus segera menugaskan Bulog sesuai Inpres tersebut. Jangan sampai terlambat dan berlarut-larut, karena saat ini banyak daerah sudah memasuki masa panen. Jika terlambat, yang dirugikan adalah petani," tegas Daniel.
Ia menekankan bahwa kehadiran negara dalam menjaga harga gabah bukan hanya menyangkut stabilitas pangan nasional, tetapi juga merupakan bentuk perlindungan terhadap kesejahteraan petani.
Daniel berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar harga gabah tidak semakin jatuh di tengah musim panen yang sedang berlangsung.
- Penulis :
- Arian Mesa








