Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Hujan Disertai Angin Kencang, Pemkot Jakarta Timur Evakuasi Tujuh Pohon Tumbang dan Sempal

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Hujan Disertai Angin Kencang, Pemkot Jakarta Timur Evakuasi Tujuh Pohon Tumbang dan Sempal
Foto: (Sumber: Personel Satuan Tugas (Satgas) Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur mengevakuasi tujuh pohon tumbang akibat hujan deras, Selasa (13/1/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur).)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Satuan Tugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengevakuasi tujuh pohon tumbang dan sempal akibat hujan deras disertai angin kencang di sejumlah wilayah Jakarta Timur.

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur Made Widhi Adnyana Surya menyampaikan total terdapat enam pohon tumbang dan satu pohon sempal.

Made Widhi Adnyana Surya mengatakan seluruh pohon tumbang dan sempal tersebut telah berhasil dievakuasi.

Proses evakuasi dilakukan sejak Senin, 12 Januari 2026, di beberapa lokasi berbeda.

Evakuasi pohon tumbang tersebut dibantu Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum di masing-masing wilayah.

Sudin Tamhut Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 36 personel untuk menangani kejadian tersebut.

Pohon tumbang pertama adalah pohon bintaro berdiameter 30 sentimeter di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kayu Putih, Pulo Gadung.

Dua pohon kersen berdiameter 25 sentimeter tumbang di Gang Galur Kanal Banjir Timur, Pulo Gebang.

Satu pohon alpukat berdiameter 50 sentimeter tumbang di area TPU Kampung Dukuh, Kelurahan Dukuh.

Pohon kedondong berdiameter 80 sentimeter tumbang di Jalan Bintara Jaya, Pondok Kopi.

Pohon asam kranji berdiameter 25 sentimeter tumbang di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Rambutan.

Satu pohon sengon berdiameter 25 sentimeter mengalami sempal di Jalan Pulomas Timur 3A, Kelurahan Kayu Putih.

Made Widhi Adnyana Surya menjelaskan penanganan dilakukan oleh 36 personel Satgas Hijau dibantu lima hingga enam petugas PPSU dari masing-masing kelurahan.

Sebelumnya, BPBD Jakarta Timur melaporkan genangan air dan banjir akibat hujan deras pada Senin, 12 Januari 2026, sebagian besar telah surut.

Kepala Satgas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur Ali Kojim menyampaikan bahwa hingga pukul 20.00 WIB sebagian besar titik genangan sudah kering.

Ali Kojim menyebutkan masih terdapat beberapa lokasi dengan genangan air yang cukup tinggi.

BPBD Jakarta Timur juga melaporkan tidak terdapat kejadian kebakaran selama periode pemantauan.

Genangan air dan banjir sempat tercatat di 15 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan di Jakarta Timur.

Di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, genangan setinggi 20 sentimeter di Jalan Pelita dan Jalan Masjid Albariyah telah surut pada siang hari.

Di Kecamatan Cakung, banjir setinggi 50 sentimeter di Jalan Kramayuda, Kampung Petukangan, Rawa Terate, surut pada pukul 17.00 WIB.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Kramat Jati, khususnya Kelurahan Cawang dan Cililitan, dengan ketinggian air hingga 80 sentimeter sebelum surut pada malam hari.

Di Jalan Musholla Al-Hikmah dan Jalan Seruni, Kelurahan Cililitan, banjir setinggi 70 sentimeter telah surut sepenuhnya.

Genangan tertinggi tercatat di Jalan Kebon Pala II, Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, dengan ketinggian mencapai 100 sentimeter dan tersisa sekitar 50 sentimeter hingga pukul 20.00 WIB.

Genangan di Jalan Baiduri Bulan, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, tersisa sekitar 30 sentimeter pada malam hari.

Di Jalan Tanjung Lengkong Gang Macan, banjir setinggi 85 sentimeter berangsur turun menjadi 25 sentimeter.

BPBD Jakarta Timur memastikan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas warga.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti