Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Aceh Barat Usulkan Dana Rp1,28 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana Banjir Bandang 2025

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemkab Aceh Barat Usulkan Dana Rp1,28 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana Banjir Bandang 2025
Foto: Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Kurdi (sumber: ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengusulkan dana sebesar Rp1,28 triliun kepada pemerintah pusat untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025.

Dana tersebut direncanakan untuk membangun kembali berbagai prasarana dan sarana publik yang rusak akibat bencana alam, dengan masa pelaksanaan selama tiga tahun ke depan.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat, Kurdi, menyampaikan, "Usulan dana rehab dan rekonstruksi senilai Rp1,2 triliun ini untuk membangun kembali sejumlah sarana yang rusak akibat bencana alam di Aceh Barat, dengan kurun waktu selama tiga tahun ke depan," ungkapnya.

Rincian Kerusakan dan Usulan Anggaran

Berdasarkan data Pemkab Aceh Barat, rincian usulan dana mencakup kerusakan di berbagai sektor.

Kerusakan perumahan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat diusulkan anggaran sebesar Rp127,99 miliar lebih.

Sektor rumah mengalami kerugian senilai Rp7,7 miliar lebih.

Kerusakan pada prasarana lingkungan diusulkan sebesar Rp68,8 miliar lebih, serta sarana drainase lingkungan Rp51,34 miliar lebih.

Kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang mendominasi dengan total usulan mencapai Rp1 triliun lebih.

Fokus Lima Sektor dan Koordinasi Lintas Pemerintah

Sektor transportasi juga terdampak dengan nilai kerusakan mencapai Rp697,9 miliar lebih.

Penanganan jalan menjadi prioritas dengan anggaran sebesar Rp616,9 miliar lebih.

Kerusakan fasilitas keagamaan seperti masjid dan meunasah diusulkan sebesar Rp3,2 miliar, serta lintas sektor sebesar Rp4,5 miliar.

"Usulan tersebut sebagai ikhtiar untuk menata kembali kerusakan parah akibat bencana alam," ia mengungkapkan.

Kurdi menjelaskan bahwa usulan ini akan dibahas bersama Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat di tingkat provinsi untuk menentukan langkah tindak lanjut.

"Usulan kita itu ada lima sektor sama seperti biasa, yaitu sektor perumahan, kemudian sektor infrastruktur, ekonomi, sosial dan lintas sektor. Pada pembahasan kemarin kami mengusulkan sekitar lebih kurang hampir Rp1,28 triliun untuk kebutuhan penanganan tiga tahun di Aceh Barat, baik nilai kerusakan maupun kerugian akibat bencana alam," ujarnya.

Penulis :
Shila Glorya