Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkab dan Polres Batang Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkab dan Polres Batang Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir
Foto: (Sumber: Bupati Batang Faiz Kurniawan (berkaos putih) bersama Kapolres Batang AKBP Veronika (kiri) menyerahkan bantuan logistik pada warga terdampak banjir di Batang, Sabtu (17/1/2026) malam. ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Polres Batang menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Batang, Jawa Tengah, menyusul curah hujan tinggi yang mengakibatkan genangan di kawasan pemukiman.

Bupati Batang, Faiz Kurniawan, mengakui bahwa beberapa wilayah di Kecamatan Batang memang memiliki potensi rawan banjir saat musim hujan, dan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Oleh karena itu, kami mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan di lingkungannya seiring dengan memasuki musim hujan," ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, Bupati Faiz juga mendengarkan langsung aspirasi warga untuk menjadi bahan evaluasi dalam penanganan jangka pendek maupun panjang.

Bantuan Diprioritaskan, Polres Siagakan Personel dan Layanan Kesehatan

Wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Kauman, Klidang Lor, Klidang Wetan, Karangasem Utara, serta Desa Denasri Kulon, Kasepuhan, dan Kalipucang Wetan.

Pemkab Batang menetapkan tiga kategori prioritas dalam penyaluran bantuan logistik, yaitu:

Rumah terendam banjir lebih dari 50 cm

Rumah kemasukan air kurang dari 50 cm

Akses menuju rumah yang terendam

Kapolres Batang, AKBP Veronika, menyampaikan bahwa seluruh jajaran kepolisian di wilayah tersebut telah disiagakan, termasuk personel dan posko kesehatan.

"Kami berkeliling untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak banjir. Saat ini seluruh kepolisian sektor yang berada di wilayah berstatus siaga siap membantu mereka yang terdampak banjir," ungkapnya.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya tanggap darurat untuk meminimalkan dampak banjir terhadap keselamatan dan kebutuhan dasar warga.

Penulis :
Gerry Eka