
Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyalurkan bantuan kepada pegiat seni yang menjadi korban banjir bandang di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Minggu, 25 Januari 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, didampingi oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan makanan siap saji kepada pasangan suami istri, Dwi Bayu Prasetyanto dan Diny Tri Prastini, yang dikenal sebagai pegiat seni tari di daerah tersebut.
Alat Musik Rusak, Pegiat Seni Terdampak Banjir
Fadli Zon sempat berbincang langsung dengan korban dan menanyakan kondisi alat musik mereka.
"Sabar ya bapak ibu, alat musiknya terkena banjir," ucap Fadli sambil meninjau lokasi terdampak.
Diny Tri Prastini menceritakan bahwa rumahnya diterjang banjir pada Rabu malam, 21 Januari 2026, akibat luapan Sungai Lubawang.
"Banjir air bercampur lumpur masuk ke dalam rumah, dan ketinggian air sekitar 50 centimeter, dan alat musik yang kami miliki juga dipenuhi lumpur," ujarnya.
Ribuan Rumah Warga Terdampak di Enam Kecamatan
Menurut data BPBD Situbondo, banjir bandang pada Rabu malam itu menyebabkan 7.435 unit rumah terdampak, tersebar di enam kecamatan.
Kecamatan Banyuglugur menjadi salah satu wilayah terdampak parah dengan total 1.271 rumah terendam, terdiri dari:
Desa Kalianget: 1.065 rumah
Desa Banyuglugur: 65 rumah
Desa Lubawang: 140 rumah
Desa Tepos: 1 rumah
Kecamatan Besuki terdampak paling luas dengan 5.414 rumah, di antaranya:
Desa Pesisir: 2.822 rumah
Desa Kalimas: 238 rumah
Desa Demung: 44 rumah
Desa Besuki: 2.306 rumah
Desa Bloro: 4 rumah
Kecamatan Mlandingan juga terdampak sebanyak 402 rumah, yakni:
Desa Selomukti: 305 rumah
Desa Mlandingan Kulon: 97 rumah
Selain itu, Kecamatan Kendit mencatat 227 rumah terdampak, dan Desa Curah Suri, Kecamatan Jatibanteng, mengalami 8 rumah terdampak.
Luapan sungai juga menggenangi 113 rumah di Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan.
- Penulis :
- Gerry Eka








