
Pantau - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) menyalurkan sebanyak 6.170 dosis vaksin Qdenga ke sejumlah kabupaten/kota sebagai langkah strategis untuk menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut.
Vaksin yang merupakan hibah dari Bio Farma ini ditujukan untuk kelompok usia 5 hingga 60 tahun dan diharapkan menjadi bentuk nyata perlindungan pemerintah terhadap masyarakat.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyatakan, "Distribusi vaksin ini merupakan bagian dari penguatan layanan preventif yang bertujuan menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat DBD."
Distribusi Vaksin Menyasar Lima Wilayah Utama
Dari total 6.170 dosis, Kabupaten Kutai Timur menjadi penerima terbanyak dengan 4.470 dosis yang disalurkan ke 21 puskesmas.
Kabupaten Paser menerima 1.200 dosis, disusul oleh Kabupaten Kutai Barat dengan 200 dosis.
Sementara itu, Dinkes Provinsi Kaltim dan Kota Samarinda masing-masing mendapatkan 200 dan 100 dosis.
Vaksin Qdenga diproduksi oleh perusahaan farmasi Takeda dan diharapkan segera diserap dengan cepat dan tepat sasaran oleh Dinas Kesehatan di tingkat kabupaten/kota.
"Pemerintah berharap distribusi ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh daerah," ujar Jaya Mualimin.
Vaksinasi Dimulai di Kutai Timur dan Menyasar Sekolah
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Yuwana Sri Kurniawati, mengungkapkan, "Kami telah memulai penyuntikan massal sejak Jumat, 23 Januari 2026."
Selain di Kutai Timur, program vaksinasi DBD juga mulai menyasar kelompok usia sekolah.
Salah satu titik pelaksanaan vaksinasi adalah di SDN 028 Penajam Paser Utara.
Program vaksinasi DBD yang digagas Pemprov Kaltim ini bahkan mendapat apresiasi dari empat negara Asia dan menjadi inspirasi kerja sama regional, termasuk dengan Selangor, Malaysia.
- Penulis :
- Gerry Eka







