Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Tegaskan Dukungan pada Palestina, Menlu Sugiono Tekankan Solusi Dua Negara

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Indonesia Tegaskan Dukungan pada Palestina, Menlu Sugiono Tekankan Solusi Dua Negara
Foto: Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) dan Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono dalam konferensi pers di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 27/1/2026 (sumber: ANTARA/Cindy Frishanti)

Pantau - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dalam kerangka Solusi Dua Negara sebagai penyelesaian konflik antara Palestina dan Israel.

Sugiono menyatakan bahwa Indonesia tidak mengubah sikap luar negerinya terkait isu Palestina.

"Tentu saja arah kompas kita (Indonesia) tetap ‘two state solution’. Indonesia tetap menginginkan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dalam mendukung solusi tersebut, Indonesia akan mengambil langkah-langkah tertentu, meskipun tidak merinci lebih jauh.

"Oleh karena itu, pasti ada langkah-langkah yang sifatnya taktis yang harus kita lakukan," ia mengungkapkan.

Pernyataan Menlu Tanggapi Video Viral Prabowo

Pernyataan Menlu Sugiono muncul sebagai respons terhadap video viral Presiden RI, Prabowo Subianto, yang beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa perdamaian di Palestina dapat terwujud apabila semua pihak menjamin keamanan Israel.

Video itu direkam saat Prabowo menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada bulan September 2025.

Komitmen Indonesia Dukung Palestina Melalui Pendidikan

Sebelumnya, Prabowo Subianto yang kala itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI telah memprakarsai program beasiswa bagi mahasiswa Palestina sejak tahun 2023.

Beasiswa tersebut diberikan melalui Universitas Pertahanan sebagai bentuk dukungan Indonesia terhadap Palestina di bidang pendidikan.

Mahasiswa Palestina dalam program ini belajar di berbagai bidang strategis, seperti kedokteran militer, farmasi militer, teknik sipil, teknik tenaga listrik, teknik mesin, dan rekayasa keamanan informasi.

Program beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung Palestina, tidak hanya dari sisi politik dan kemanusiaan, tetapi juga lewat penguatan sumber daya manusia.

Penulis :
Shila Glorya