Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Banjir Dua Meter Rendam Kebon Pala Jaktim, Warga Mengungsi Sejak Dini Hari

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Banjir Dua Meter Rendam Kebon Pala Jaktim, Warga Mengungsi Sejak Dini Hari
Foto: (Sumber: Banjir merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026) pagi. ANTARA/Siti Nurhaliza.)

Pantau - Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir hingga dua meter pada Jumat pagi, 30 Januari 2026, memaksa banyak warga mengungsi sejak dini hari.

Air Naik Sejak Pukul 02.00 WIB

Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, menyampaikan bahwa air mulai naik sejak pukul 02.00 WIB dan terus bertambah hingga pagi hari.

"Pagi ini, sekarang air sudah mencapai 200 sentimeter, udah dua meter," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa air yang semula berada di bawah dua meter kini telah naik drastis dan merendam rumah-rumah warga, terutama di wilayah rendah.

"Air mulai naik jam dua malam, dari sebelumnya di bawah dua meter, sekarang naik terus, sudah dua meter," jelasnya.

Banjir ini merendam perabotan rumah tangga, kendaraan, dan memutus akses jalan lingkungan warga.

Sejumlah warga telah mengungsi sejak malam karena air masuk dengan cepat ke dalam rumah.

"Warga sudah banyak pada mengungsi dari semalam. Banyak yang ngungsi di gedung SD," ujar Sanusi.

Belum Surut, Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Jakarta

Hingga pagi ini, banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut dan warga masih bertahan di lokasi-lokasi pengungsian.

BMKG sebelumnya memprakirakan hujan masih akan mengguyur sebagian wilayah Jakarta pada Jumat ini, sehingga ketinggian air masih berpotensi bertambah.

Prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan hujan ringan hingga sedang akan melanda sebagian besar wilayah Jakarta, termasuk Jakarta Timur yang pagi hingga siang diperkirakan berawan tebal dan hujan ringan pada sore hari.

Sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membangun empat rumah pompa baru.

Selain itu, Jakarta Timur juga telah mengerahkan tiga pompa untuk menangani banjir di wilayah Cakung.

Penulis :
Aditya Yohan