Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Hari Ketujuh Operasi Longsor Cisarua, Tim SAR Tambah Alat Berat dan Fokuskan Pencarian

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Hari Ketujuh Operasi Longsor Cisarua, Tim SAR Tambah Alat Berat dan Fokuskan Pencarian
Foto: (Sumber: Delapan alat berat disiagakan di titik A2 dalam proses upaya pencarian lorban Longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (30/1/2026). ANTARA/Ilham Nugraha.)

Pantau - Tim SAR menambah dua unit alat berat dalam operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, seiring dengan kondisi cuaca yang lebih mendukung pada hari ketujuh pencarian.

Penambahan alat berat ini bertujuan untuk mempercepat proses evakuasi dan mempermudah pencarian korban di sektor-sektor utama lokasi bencana.

"Kami berharap cuaca hari ini lebih kondusif sehingga pencarian bisa dilakukan secara maksimal. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga menurunkan tambahan dua alat berat guna mempercepat proses evakuasi," ungkap Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo.

55 Kantong Jenazah Dievakuasi, 25 Korban Masih Dicari

Dua unit alat berat jenis excavator PC 200 dikerahkan dan ditempatkan di perbatasan sektor A2 dan A3, yang telah dipetakan sebagai area dengan dampak longsor tertinggi.

Operasi SAR yang memasuki hari ketujuh ini dimulai sejak bencana longsor terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Hingga Kamis, 29 Januari pukul 18.30 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 55 kantong jenazah dari lokasi longsor.

Sebanyak 25 korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim yang bekerja secara bergantian dengan dukungan alat berat, anjing pelacak, dan teknologi pendeteksi lainnya.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah berhasil mengidentifikasi 41 kantong jenazah.

Cuaca Menjadi Tantangan, Masyarakat Diminta Dukung Doa

Tim SAR tetap mewaspadai potensi longsor susulan akibat tanah yang masih labil serta kemungkinan cuaca ekstrem di kawasan rawan tersebut.

Personel yang terlibat dalam operasi ini berasal dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan para relawan.

Pencarian dipusatkan pada korban yang belum ditemukan, dengan harapan cuaca tetap bersahabat agar proses evakuasi berjalan optimal.

Basarnas dan tim SAR juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan keluarga yang terdampak memperoleh kepastian.

Penulis :
Aditya Yohan