Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Jawa Timur Siap Bersinergi Dukung Program Prioritas Nasional di Bawah Kepemimpinan Prabowo

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Jawa Timur Siap Bersinergi Dukung Program Prioritas Nasional di Bawah Kepemimpinan Prabowo
Foto: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersalaman dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin 2/2/2026 (sumber: Biro Adpim Pemprov Jatim)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan program prioritas nasional, terutama di sektor ketahanan pangan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

"Selama ini berbagai program nasional yang telah digagas Presiden Prabowo telah terimplementasikan dengan baik di Jatim," ungkapnya.

Penguatan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

Khofifah menjelaskan bahwa Jawa Timur telah berhasil mewujudkan swasembada pangan dan kini bergerak menuju tahap kedaulatan pangan.

Di sektor ekonomi kerakyatan, Jawa Timur mencatat pencapaian signifikan dengan menjadi provinsi tercepat dan terbanyak dalam membentuk 100 persen kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Jumlah KDKMP yang telah berbadan hukum di Jawa Timur mencapai 8.494 unit, yang terdiri atas 8.420 koperasi baru dan 74 koperasi hasil pengembangan koperasi eksisting.

Secara nasional, Jawa Timur juga menempati peringkat tertinggi dalam jumlah desa mandiri, yakni sebanyak 4.716 desa, atau setara dengan sekitar 23 persen dari total desa mandiri di seluruh Indonesia.

"Kami percaya bahwa pembangunan desa harus menyentuh aspek yang paling mendasar dan berkelanjutan. Mulai dari peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, hingga pelayanan kesehatan dan kelestarian lingkungan, semua menjadi prioritas kami dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera," ia mengungkapkan.

Pendidikan untuk Tingkatkan SDM dan Transformasi Bangsa

Dalam bidang pendidikan, Khofifah menyebut Jawa Timur berperan aktif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program strategis.

Salah satunya adalah pengoperasian 26 Sekolah Rakyat (SR), terbanyak secara nasional, sebagai upaya "memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan".

Selain itu, Jawa Timur mengembangkan enam sekolah taruna di berbagai wilayah, yaitu SMAN Taruna Angkasa (Madiun), SMAN Taruna Bhayangkara (Banyuwangi), SMAN Taruna Brawijaya (Kediri), SMAN Taruna Nala (Malang), SMAN Taruna Madani (Pasuruan), dan SMAN 2 Taruna Pamong Praja (Bojonegoro).

Presiden Prabowo dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk "mengelola kekayaan alam bagi kesejahteraan rakyat".

Presiden juga menegaskan komitmennya menjalankan Strategi Transformasi Bangsa melalui Delapan Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas, dan Delapan Program Hasil Terbaik Cepat.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa rakornas ini menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar "program prioritas Presiden berjalan efektif".

Tahun 2026 menjadi tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sekaligus awal dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Penulis :
Leon Weldrick