
Pantau - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan membangun jalur pipa air bersih sepanjang 2,5 kilometer di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sebagai respons atas kerusakan infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyatakan bahwa program pipanisasi ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.
Kolaborasi TNI dan Warga untuk Kembalikan Akses Air Bersih
Pemasangan pipa dilakukan melalui kerja sama antara TNI dan warga setempat dengan tujuan mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat agar aktivitas harian warga dapat kembali berjalan normal.
Pekerjaan meliputi pelapisan bak primer dengan bahan fiber glass, penyambungan pipa dari sumber air ke permukiman, serta penanaman pipa ke dalam tanah.
"Setelah itu, dilakukan penanaman pipa tersebut ke dalam tanah, serta penambahan pemasangan bambu sebagai penyangga jalur penyeberangan pipa," ungkapnya.
Pipa yang baru dipasang menggantikan jalur sebelumnya yang rusak dan hilang akibat bencana.
Penyambungan Pipa Lama dan Baru untuk Jangkau Seluruh Rumah Warga
Pipa baru yang dibangun dari sumber air disambungkan dengan jalur pipa lama yang masih berfungsi sehingga distribusi air tetap menjangkau setiap rumah warga.
"Setelah sampai di pemukiman, pipa baru tersebut disambungkan dengan jalur pipa lama yang masih aman dan berfungsi sehingga tetap tersambung ke setiap rumah-rumah warga," ia mengungkapkan.
Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan terus bekerja secara maksimal dalam percepatan pembangunan infrastruktur dasar pascabencana di wilayah Tapanuli Tengah.
- Penulis :
- Shila Glorya






