
Pantau - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) karena memiliki peran strategis dalam mendukung penegakan hukum.
PPATK merupakan lembaga utama dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang serta pendanaan terorisme.
"Komisi III ingin mengetahui laporan realisasi anggaran PPATK Tahun Anggaran 2025, capaian target kinerja, serta berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas. Kami tentu berkepentingan memastikan bahwa setiap program, kebijakan, dan penggunaan anggaran PPATK benar-benar memberikan dampak nyata bagi penguatan sistem hukum nasional," ungkap Dede.
Pernyataan tersebut disampaikan Dede saat membuka rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kepala PPATK dan jajaran di ruang rapat Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 3 Februari 2026.
Strategi Hadapi Kejahatan Keuangan
Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini juga menyampaikan bahwa Komisi III ingin mengetahui terobosan dan langkah strategis yang disiapkan PPATK dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas kejahatan keuangan ke depan.
Komisi III DPR RI akan terus mengawal hasil rapat kerja agar pelaksanaan tugas PPATK menjadi semakin efektif, transparan, dan akuntabel.
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, dalam rapat tersebut memaparkan perkembangan penanganan transaksi mencurigakan serta upaya pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
Lonjakan Laporan Transaksi Mencurigakan
Sepanjang tahun 2025, PPATK menerima total 43 juta laporan, meningkat 22,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 35,6 juta laporan.
Rata-rata laporan yang diterima PPATK mencapai 21.861 laporan per jam pada hari kerja, naik dari 17.825 laporan per jam pada tahun 2024.
PPATK melakukan analisis dan pemeriksaan lanjutan terhadap laporan-laporan tersebut.
"Total perputaran dana yang terindikasi terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme mencapai Rp2.085 triliun," ia mengungkapkan.
- Penulis :
- Arian Mesa








