Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Megawati Jelaskan Posisi PDI Perjuangan di Luar Pemerintahan kepada Pangeran Khaled

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Megawati Jelaskan Posisi PDI Perjuangan di Luar Pemerintahan kepada Pangeran Khaled
Foto: (Sumber: Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. ANTARA/HO-PDI P.)

Pantau - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengadakan pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Rabu (5/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Megawati membahas hubungan bilateral Indonesia–Uni Emirat Arab (UEA) dan dinamika politik Indonesia, termasuk posisi politik PDI Perjuangan yang kini berada di luar pemerintahan.

Menegaskan Hubungan Pribadi dengan Presiden Prabowo

Zuhairi Misrawi, Ketua DPP PDIP bidang Agama nonaktif dan Duta Besar RI untuk Tunisia, menyatakan bahwa Megawati menjelaskan hubungan pribadinya yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya dengan Presiden Prabowo bersahabat cukup lama. Kami mempunyai visi besar tentang Indonesia Raya," ujar Megawati, mengungkapkan kedekatan mereka.

Megawati juga menambahkan bahwa ia biasa memanggil Presiden Prabowo dengan sebutan "Mas," sementara Prabowo memanggilnya "Mbak," sebagai bukti kedekatan pribadi mereka.

Sikap Politik PDI Perjuangan: Penyeimbang, Bukan Oposisi

Meskipun memiliki hubungan pribadi yang akrab dengan Prabowo, Megawati menegaskan bahwa posisi politik PDI Perjuangan tetap berada di luar pemerintahan. Ia menjelaskan bahwa sikap tersebut bukanlah oposisi, melainkan sebagai "penyeimbang" bagi pemerintahan yang ada.

"Meski demikian, kami memilih berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang. Jika pemerintah melakukan hal yang baik untuk rakyat, kami dukung. Tapi jika dalam pelaksanaannya ada hal-hal yang kurang baik, kami akan mengoreksi dan memberikan masukan," ujar Megawati.

Megawati juga mengingatkan bahwa dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia, tidak dikenal istilah oposisi dan koalisi sebagaimana dalam sistem parlementer. "Kami menganut sistem presidensiil, yang tidak mengenal oposisi dan koalisi. Yang ada adalah bersama pemerintah dan di luar pemerintah. Oposisi hanya dianut dalam sistem parlementer," tegasnya.

Respons Positif Pangeran Khaled

Pangeran Khaled Bin Mohamed merespons positif penjelasan Megawati tentang posisi politik PDI Perjuangan dan menghormati pilihan politik tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Megawati juga didampingi oleh sejumlah anggota keluarga dan pengurus PDI Perjuangan, termasuk putranya, Muhammad Prananda Prabowo, serta beberapa pejabat partai lainnya.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti