
Pantau - Juda Agung, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 5 Februari 2026, di tengah spekulasi kuat bahwa ia akan dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono.
Ia tiba di Istana sekitar pukul 15.17 WIB dengan mengenakan setelan jas hitam, dasi biru, dan kopiah hitam, serta didampingi oleh keluarganya.
Begitu sampai, Juda Agung langsung masuk ke area dalam Istana tanpa memberikan keterangan kepada para wartawan yang telah menunggu.
Sinyal Pelantikan Wamenkeu Baru
Kehadiran Juda Agung di Istana bertepatan dengan pernyataan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang sebelumnya memberi sinyal akan adanya pelantikan Wakil Menteri Keuangan pada Kamis sore.
Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Thomas Djiwandono, yang kini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031.
"Nanti akan diumumkan pada waktunya", ungkap Pras saat ditanya mengenai kemungkinan pelantikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Meski belum diumumkan secara resmi, Juda Agung diyakini menjadi kandidat terkuat untuk menduduki jabatan tersebut.
Posisi Silang Jabatan BI dan Kemenkeu
Thomas Djiwandono resmi ditunjuk sebagai Deputi Gubernur BI dalam rapat musyawarah Komisi XI DPR RI yang digelar pada Senin malam, 27 Januari 2026, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Juda Agung.
Juda Agung sendiri telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur BI sejak 13 Januari 2026.
Ia sebelumnya diangkat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021, dan dilantik pada 6 Januari 2022.
Kini, posisi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan Juda Agung telah resmi diisi oleh Thomas Djiwandono.
- Penulis :
- Shila Glorya








