
Pantau - Komisi I DPR RI melalui Tim Kunjungan Kerja Spesifik mengapresiasi kinerja Korem 073/Makutarama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang memiliki karakter geografis dan sosial masyarakat sangat beragam.
Stabilitas Wilayah Berkat Pendekatan Humanis dan Sinergis
Ketua Tim Kunjungan Spesifik Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan bahwa wilayah kerja Korem 073/Makutarama mencakup area luas dari pesisir utara hingga wilayah tengah Jawa Tengah, meliputi Pati, Blora, Demak, Kendal, hingga Salatiga.
"Wilayah ini sangat beragam, tetapi yang menarik tidak muncul kejadian-kejadian menonjol yang membutuhkan perhatian khusus dari pusat. Kondisinya relatif aman dan tentram," ujarnya dalam kunjungan ke Korem 073/Makutarama di Salatiga, Jumat, 6 Februari 2026.
Menurut Sukamta, situasi kondusif tersebut merupakan hasil dari pendekatan kepemimpinan jajaran Korem dan Kodim, serta sinergi yang baik dengan unsur Kominda dan pendekatan yang selaras dengan karakter masyarakat setempat.
Salatiga disoroti sebagai wilayah dengan tingkat toleransi masyarakat yang tinggi, sehingga pendekatan humanis dan harmonis menjadi kunci keberhasilan menjaga stabilitas keamanan.
"Kami datang untuk melihat sisi-sisi positif dari kesuksesan Korem dan Kodim di Makutarama. Pendekatan yang mengedepankan humanisme dan harmoni ini menarik untuk dipelajari dan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain," jelas Sukamta.
Peralatan Terbatas dan Potensi Konflik yang Berhasil Diredam
Komisi I DPR RI juga mencatat adanya keterbatasan peralatan dan fasilitas pendukung tugas prajurit di lapangan.
Kondisi tersebut dinilai sebagai persoalan umum yang akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pimpinan Tentara Nasional Indonesia ke depan.
Terkait dinamika keamanan di wilayah Pati, Sukamta menilai bahwa kejadian tersebut bukan yang pertama secara historis, namun pendekatan yang diambil Korem 073/Makutarama dinilai berhasil meredam potensi konflik.
"Pendekatan yang disampaikan Danrem tadi terbukti efektif. Situasi sekarang sudah aman, terkendali, dan kondusif," pungkasnya.
- Penulis :
- Gerry Eka








