
Pantau - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kegiatan Latihan Instruktur dan Kursus Pelatih II GP Ansor, Banser dan Majelis Dzikir Sholawat MDS Rijalul Ansor di Lapangan Olahraga SPN Selopamioro, Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 14.15 WIB.
"Kita harapkan dengan adanya pelatihan ini kualitas sumber daya manusia (SDM) dari rekan rekan Ansor, Banser dan MDS Rijalul Ansor akan semakin siap," ujar Kapolri dalam pengarahan saat pembukaan kegiatan.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia memiliki berbagai program strategis yang memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Kapolri berharap kader Ansor dan Banser yang menjadi bagian dari Nahdlatul Ulama (NU) dapat bersama-sama memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.
"Tentunya kita harapkan juga bagaimana teman teman bisa aktif untuk mengisi kemerdekaan tersebut dengan rekan rekan terlibat langsung dalam seluruh kegiatan kegiatan dan program pemerintah untuk menjaga stabilitas kamtibmas," katanya.
Kapolri berharap para kader Ansor, Banser dan MDS Rijalul Ansor turut menjaga kondisi negara agar tetap kondusif.
"Namun di sisi lain bagaimana rekan rekan bisa masuk untuk menjadi pelaku pelaku ekonomi untuk membawa masa depan Indonesia agar bisa menjadi lebih baik," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus mampu berdiri di kaki sendiri melalui pengelolaan sumber daya alam oleh sumber daya manusia yang berkualitas.
"Dan saya kira itu juga yang saat ini akan dijadikan materi dalam pelatihan instruktur dan kursus pelatih yang akan dilaksanakan oleh Ansor, Banser dan MDS Rijalul Ansor tiga hari ke depan," ucapnya.
Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan kegiatan yang berlangsung hingga 16 Februari 2026 diikuti 6.000 personel kader Ansor dan Banser dari DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta sekitar 200 peserta instruktur dan pelatih.
"Pelatihan ini menjadi sangat penting karena menyangkut masa depan arah wajah kader Ansor, kader Banser yang ke depan juga arah wajah NU. Oleh karena itu, semakin baik pelatihnya, semakin baik instrukturnya, maka semakin baik pula kader dan organisasi," ujar Addin.
Ia menegaskan bahwa tugas para pelatih dan instruktur adalah menerjemahkan visi, misi dan strategi organisasi.
"Karena itu para pelatih dan instruktur GP Ansor, Banser adalah sumber daya manusia yang mendapatkan mandat dan tugas melatih para kader di seluruh Indonesia, " kata Addin.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







