Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Baznas Papua Mengajak Masyarakat Meningkatkan Zakat Demi Pemerataan Pendidikan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Baznas Papua Mengajak Masyarakat Meningkatkan Zakat Demi Pemerataan Pendidikan
Foto: Ketua Baznas Provinsi Papua Merza Edy Nadzari (sumber: Humas Pemkot Jayapura)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Papua mengajak masyarakat meningkatkan pembayaran zakat guna mewujudkan pendidikan yang merata di wilayah Papua.

Ajakan tersebut disampaikan di Jayapura pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan harapan partisipasi masyarakat semakin meningkat untuk mendukung sektor pendidikan.

Ketua Baznas Provinsi Papua, Merza Edy Nadzari, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung pendidikan sebagai pilar utama pengentasan kemiskinan di daerah tersebut.

"Zakat, infak, dan sedekah adalah instrumen ampuh untuk membangun kesejahteraan sehingga kami mengajak masyarakat untuk aktif menunaikan kewajiban zakat agar dana yang terkumpul dapat dikelola secara profesional dan disalurkan demi kepentingan umat," ungkapnya.

Menurut Merza Edy Nadzari, langkah tersebut merupakan wujud nyata program Baznas melalui Papua Cerdas yang bertujuan mencegah putus sekolah akibat keterbatasan biaya pendidikan.

"Dengan demikian, kami bisa membantu anak-anak tidak terpaksa putus sekolah karena masalah finansial sehingga generasi muda Papua dapat mengakses pendidikan berkualitas," ia mengungkapkan.

Program Papua Cerdas Cegah Putus Sekolah

Program Papua Cerdas difokuskan untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Partisipasi masyarakat dalam membayar zakat diharapkan mampu mendorong tercapainya kemakmuran yang lebih merata di Papua melalui sektor pendidikan.

Baznas Provinsi Papua telah menyalurkan beasiswa tahap pertama kepada 1.070 siswa di seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut.

"Baznas siap menjadi wadah untuk mengelola dana tersebut demi kepentingan umat," tegasnya.

Penyaluran bantuan tersebut ditujukan untuk memastikan siswa dari keluarga prasejahtera tetap memperoleh akses pendidikan secara berkelanjutan.

Penulis :
Arian Mesa