Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Buka PPDB SMA Unggul Garuda 2026, Beasiswa Tanggung Biaya Transportasi hingga Kebutuhan Harian

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Buka PPDB SMA Unggul Garuda 2026, Beasiswa Tanggung Biaya Transportasi hingga Kebutuhan Harian
Foto: (Sumber: Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (Direktur SSPT), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Ardi Findyartini dalam taklimat media di Jakarta, Rabu (18/2/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad)

Pantau - Pemerintah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda baru di Belitung Timur Bangka Belitung, Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur, Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, serta Bulungan Kalimantan Utara untuk seluruh siswa Indonesia pada 5 hingga 28 Februari 2026.

Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Ardi Findyartini menyatakan biaya transportasi dari seluruh Indonesia diupayakan masuk dalam komponen beasiswa.

Ia menyatakan “Kami menyadari bahwa belum tentu semua mampu untuk melakukan perjalanan dari tempat tinggal menuju ke asrama, mungkin nanti ada biaya untuk kunjungan famili misalnya dan seterusnya itu adalah komponen yang diupayakan terkover di dalam beasiswa kami,”.

Berbagai biaya termasuk kebutuhan harian siswa juga akan menjadi tanggungan beasiswa SMA Unggul Garuda baru.

Dalam proses tes, calon siswa tidak perlu datang langsung ke empat lokasi SMA Unggul Garuda.

Ardi Findyartini menyatakan “Tesnya akan dilakukan di test center-test center yang ada di seluruh wilayah Indonesia, mendekati lokasi dari calon siswa,”.

Pemerintah memfasilitasi SMA Unggul Garuda sebagai boarding school berfasilitas modern untuk mencetak generasi unggul dari seluruh lapisan masyarakat.

Kuota beasiswa penuh disediakan hingga 80 persen bagi siswa.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Christie menyatakan akses Sekolah Garuda terbuka bagi anak-anak dari semua kalangan termasuk masyarakat miskin.

Ia menyampaikan “Sekolah Garuda berkomitmen memberikan akses kepada mereka yang paling berprestasi dari kalangan manapun, termasuk dari keluarga miskin,”.

SMA Unggul Garuda merupakan sekolah dengan tambahan penguatan kurikulum pra-universitas bersistem asrama setara jenjang SMA.

Sekolah ini mengutamakan pendekatan pembelajaran berbasis Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).

Lulusan SMA Unggul Garuda dipersiapkan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi top dunia di dalam dan luar negeri.

Hingga tahun 2029, Pemerintah Indonesia menargetkan pembangunan sedikitnya 20 SMA Unggul Garuda baru di berbagai wilayah Indonesia.

Stella Christie menyatakan “Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri,”.

Penulis :
Ahmad Yusuf