Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

KBRI Beijing Gelar Buka Puasa dan Tarawih Setiap Hari Selama Ramadhan 1447 H

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KBRI Beijing Gelar Buka Puasa dan Tarawih Setiap Hari Selama Ramadhan 1447 H
Foto: (Sumber : Wakil Duta Besar RI di KBRI Beijing Irene membuka acara buka puasa bersama sekaligus pembukaan pesantren Ramadhan di aula KBRI Beijing, Beijing pada Selasa (25/2/2026). ANTARA/Desca Lidya Natalia..)

Pantau - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing menggelar buka puasa bersama dan salat tarawih setiap hari selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah mulai 24 Februari hingga pertengahan Maret 2026 yang terbuka bagi seluruh WNI dan umat Muslim lintas negara.

Perwakilan Lintas Komunitas Muslim Indonesia–Tiongkok (LKMIT) Muhammad Iqbal Agustian Doro Putra menyampaikan, "Kami setiap harinya akan mengadakan buka puasa bersama dan tarawih, termasuk pesantren Ramadhan,”.

Kegiatan tersebut menjadi perluasan dari tahun sebelumnya yang hanya dilaksanakan tiga kali sepekan dan belum menghadirkan pesantren Ramadhan.

Selain buka puasa dan tarawih, KBRI Beijing menyelenggarakan pesantren Ramadhan bekerja sama dengan LKMIT, Majelis Taklim At-Taqwa KBRI Beijing, Lintas Pengajian Beijing, PCI Nahdlatul Ulama, dan PCI Muhammadiyah.

Rangkaian pesantren Ramadhan meliputi monitoring Mutaba’ah Yaumiyah, motivasi dan sesi berbagi pekanan, kajian bersanad, kelas bahasa Mandarin, kajian daring, hingga salat Idul Fitri bersama.

Doro menjelaskan, "Kegiatannya ada yang dilakukan secara langsung, seperti buka puasa bersama dan tarawih berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum. Ada juga yang dilakukan secara daring dan terbuka untuk umum, baik mahasiswa, pekerja, maupun masyarakat umum,”.

Panitia turut mengundang penceramah dari Indonesia termasuk Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym untuk memberikan kajian secara daring.

"Yang cukup berbeda adalah adanya monitoring Mutaba’ah Yaumiyah sehingga peserta dapat mengevaluasi ibadah hariannya. Nantinya ada mentor yang membimbing, dan pada Idul Fitri akan diberikan apresiasi bagi peserta terbaik,” ujar Doro.

Hingga saat ini tercatat 87 peserta mendaftar dengan target 100 orang.

Doro menambahkan, "Karena kita ingin menumbuhkan rasa persaudaraan rekan-rekan yang di Beijing maupun di luar Beijing karena menggunakan sistem daring, jadi kami ingin merangkul sebanyak mungkin orang dari setiap daerah, bahkan dari Indonesia juga banyak yang ikut,".

Wakil Duta Besar RI untuk China Irene menyampaikan, "Saya kebetulan bukan Muslim, tetapi ibu saya seorang Muslim sehingga saya terbiasa merayakan Ramadhan, Lebaran, dan juga Natal. Keluarga kami sangat berbhineka sekali,”.

Ia menambahkan, "Saya berharap rangkaian kegiatan Ramadhan ini hingga Idul Fitri nanti dapat mempererat kebersamaan dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik. Semoga KBRI Beijing bisa menjadi rumah untuk semua teman-teman dan adik-adik baik untuk belajar dan berdoa dan berkumpul bersama saudara-saudara dari berbagai daerah di Indonesia,".

Buka puasa bersama diikuti sekitar 70 orang dengan hidangan khas Nusantara seperti soto Bandung, ayam semur, sayur lodeh, telur, nasi putih, dan kerupuk.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah hingga sekitar pukul 21.00 waktu setempat.

Penulis :
Aditya Yohan