
Pantau - Pemerintah Kota Semarang masih menunggu langkah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat terkait pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang Glory Nasarani menegaskan bahwa Pemkot Semarang telah siap dari berbagai aspek untuk merealisasikan proyek tersebut.
Ia menyatakan, "Kalau dari kita, semua sudah siap, baik dari sisi penganggaran maupun penyiapan infrastruktur, kemudian administrasi juga kita sudah menyerahkan semuanya," ungkapnya.
Menunggu MOU dan Finalisasi Kajian Pusat
Glory menjelaskan bahwa langkah selanjutnya masih menunggu fasilitasi dari pemerintah provinsi karena harus dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama.
Ia mengatakan, "Kita kan harus melakukan MOU atau kerja sama, harus ada PKS. Nah, itu semua nanti akan difasilitasi oleh provinsi. Jadi kita menunggu provinsi," ujarnya.
Dari sisi pemerintah pusat, Pemkot Semarang juga masih menunggu finalisasi kajian pembangunan PSEL Jatibarang serta proses lelang proyek yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat.
Ia menyampaikan, "Untuk proses di pusat kita juga masih menunggu finalisasi kajian dari pusat, kemudian mereka juga yang akan melakukan lelang dan seterusnya itu dari pusat semua," jelasnya.
Skema Aglomerasi dan Dukungan Nasional
Pengelolaan PSEL Jatibarang nantinya akan bersifat aglomerasi antara Pemerintah Kota Semarang dan Kabupaten Kendal guna mencukupi kebutuhan timbulan sampah.
Ia menjelaskan, "Kalau yang ditetapkan oleh KLH total 1.100 ton per hari timbulan sampah. Itu keseluruhan aglomerasi," terangnya.
Sebelumnya, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan kesiapan TPA Jatibarang sebagai proyek percontohan pembangunan instalasi PSEL untuk mendukung strategi nasional penanganan sampah dan transisi energi ramah lingkungan.
Ia menyatakan, "Pemkot Semarang menyatakan siap mendukung program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Proyek ini merupakan solusi pengelolaan sampah modern sekaligus menjadikan sampah sebagai energi listrik bagi masyarakat," tegasnya.
Pemkot Semarang juga telah menyiapkan pembenahan TPA Jatibarang sebagai prioritas tahun 2026 yang meliputi peningkatan instalasi pengolahan air limbah, penguatan sanitary landfill, pembangunan instalasi gas metana, serta mitigasi bencana kebakaran.
Langkah tersebut dilakukan di tengah persoalan serius pengelolaan sampah perkotaan di Kota Semarang seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi.
- Penulis :
- Leon Weldrick







