
Pantau - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan minimarket berpeluang menjadi pemasok bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bentuk kolaborasi distribusi produk di desa.
Pernyataan itu disampaikan Budi di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026 pukul 15.34 WIB, sebagaimana diberitakan ANTARA.
Ia menyebut Kopdes Merah Putih memiliki peluang besar untuk berkolaborasi dengan jaringan minimarket, ritel modern, maupun distributor sebagai pemasok produk.
Pernyataan tersebut merupakan respons atas potensi penyetopan ekspansi gerai ritel modern di desa ketika Kopdes Merah Putih mulai beroperasi.
Usai peluncuran Trade Expo Indonesia di Jakarta, Budi menjelaskan bahwa tujuan Kopdes Merah Putih adalah memberdayakan ekonomi lokal dengan menghadirkan distribusi yang lebih dekat kepada konsumen di desa.
Ia menilai pola kerja sama dengan distributor maupun ritel modern dan minimarket bukan hal baru karena selama ini toko kelontong juga banyak disuplai oleh ritel modern dan distributor.
“Ini kesempatan bagus untuk saling kolaborasi dengan minimarket, dengan distributor, untuk menyalurkan produknya melalui koperasi desa,” kata dia menegaskan.
Kolaborasi dan Keunggulan Kopdes
Budi menekankan Kopdes Merah Putih memiliki keunggulan dibandingkan minimarket biasa.
Selain berfungsi sebagai minimarket dengan variasi produk lebih beragam, koperasi tersebut juga menjual kebutuhan pertanian seperti pupuk dan obat-obatan.
Kopdes Merah Putih juga dapat berperan sebagai apotek, klinik, hingga eksportir produk unggulan desa.
Perizinan Ritel dan Dukungan Pemerintah
Budi menambahkan bahwa sesuai peraturan, perizinan ritel modern berada di bawah kewenangan pemerintah daerah melalui rencana tata ruang wilayah atau RTRW.
“Jadi saya pikir pemerintah daerah akan bijak di dalam mengembangkan koperasinya untuk kemakmuran desa tersebut karena koperasi desa kan milik desa,” ucap dia.
Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga mendukung Kopdes Merah Putih untuk bermitra dengan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart.
Menurut Ferry, kerja sama tersebut dapat memperkuat peran UMKM sekaligus menjaga keseimbangan kebutuhan konsumen.
Ia menegaskan bahwa keberadaan ritel modern tidak harus dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai mitra strategis bagi koperasi.
- Penulis :
- Arian Mesa







