
Pantau - Pakar Hubungan Internasional Universitas Andalas Virtuous Setyaka menyarankan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk mengutamakan keamanan Warga Negara Indonesia di Timur Tengah menyusul eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah meningkatnya ketegangan di kawasan yang berdampak pada sejumlah negara Timur Tengah.
“Sebaiknya mulai dari sekarang mulai dipikirkan cara untuk mengamankan WNI yang ada di Timur Tengah,” ujar Virtuous.
Ia menilai konflik tersebut berpotensi memicu perang regional dan melibatkan lebih banyak negara.
Sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab dilaporkan menjadi sasaran rudal yang dikirimkan Iran.
Virtuous mengingatkan langkah pengamanan terhadap WNI di negara-negara terdampak harus segera dilakukan agar tidak mengancam keselamatan mereka.
Imbauan KBRI kepada WNI
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi.
KBRI Riyadh meminta WNI memantau informasi dari sumber resmi serta mematuhi arahan otoritas Pemerintah Arab Saudi dan perwakilan RI.
WNI di Arab Saudi juga diimbau melakukan lapor diri melalui laman peduliwni.kemlu.go.id sebagai bagian dari langkah perlindungan.
- Penulis :
- Gerry Eka








