Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menteri PU Dody Hanggodo Resmi Lakukan Ground Breaking Sabo Dam Gunung Marapi di Tanah Datar

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Menteri PU Dody Hanggodo Resmi Lakukan Ground Breaking Sabo Dam Gunung Marapi di Tanah Datar
Foto: Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo secara resmi melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan sabo dam Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat , Selasa 3/3/2026 (sumber: Antara/Fandi Yogari)

Pantau - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo secara resmi melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan sabo dam Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa, 3 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan perlindungan masyarakat dari risiko kebencanaan akibat erupsi Gunung Marapi dan banjir lahar dingin.

"'Ground breaking' sabo dam ini suatu langkah penting. Bukan sebagai pekerjaan sektoral semata, melainkan bagian dari strategi ketahanan nasional yang menyentuh langsung kepada kehidupan rakyat," ungkap Dody Hanggodo.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan sabo dam merupakan tindak lanjut dari kejadian erupsi Gunung Marapi serta dampak bencana banjir lahar dingin yang melanda wilayah tersebut.

Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilaksanakan secara berencana, terpadu, dan berkelanjutan sesuai arahan Presiden Prabowo.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut juga sejalan dengan instruksi Presiden agar kementerian terkait melaksanakan pembangunan sabo dam sebagai upaya konkret mengurangi risiko banjir dan aliran sedimen di wilayah terdampak.

Target 56 Sabo Dam di 24 Sungai

Secara umum, pembangunan sabo dam mengacu pada master plan yang telah ditetapkan di Provinsi Sumatera Barat.

Dalam master plan tersebut, tercatat sebanyak 56 unit sabo dam akan dibangun di 24 sungai yang berhulu di Gunung Marapi.

"Pembangunan sabo dam diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tapi juga berperan dalam mendukung ketahanan pangan dan air serta mendorong pemulihan dan pertumbuhan kawasan-kawasan ekonomi strategis bagi masyarakat," ujarnya.

Pada tahap awal, Kementerian PU akan membangun sekitar delapan unit sabo dam di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam dengan total kapasitas tampungan sedimen diperkirakan mencapai 440 ribu meter kubik.

Ditargetkan Rampung 2027

Dody menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dan berfungsi optimal pada akhir tahun 2027 dengan syarat lahan pembangunan telah bebas dan tersedia.

"Termasuk pula lahan untuk jalan pengangkut material-material sabo dam ke tempat pembuangan akhir nantinya," tegasnya.

Pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi selanjutnya, direncanakan pembangunan sekitar 10 unit tambahan sabo dam serta 22 unit cek dam yang tersebar di Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang.

"Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap di tahun anggaran 2026 hingga 2029," tambahnya.

Ia berharap dukungan dari seluruh pihak, termasuk wali nagari, camat, bupati, dan unsur terkait lainnya agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan efisien demi kepentingan masyarakat.

Penulis :
Leon Weldrick